Mengenal Dalil Naqli dan Dalil Aqli, Begini Lho Bedanya

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Sabtu, 25 Sep 2021 06:00 WIB
Sehari di Masjid An Nahl

Sejumlah umat muslim memadati masjid An Nahl yang terletak di BSD, Tanggerang, Banten, Kemarin. Masjid ini melaksanakan ibadah itikaf selama 30 hari selama bulan ramadan dengan cuma-cuma. Grandyos Zafna/detikcom

Breaking news :

Bagi anda yang mau itikaf selama 30 Hari di bulan Ramadhan silahkan bisa langsung merapat ke Masjid Annahl The Icon BSD City. 
Semua tersedia secara Gratis dan Terbuka untuk Umum.

Keunggulan Masjid Annahl :
- Free 100%
- Gratis takjil saat berbuka puasa (kurma, snack, dll)
- Gratis makan malam dan sahur
- Gratis Teh Pucuk 
- Gratis milo, capucino, kopi hitam tinggal tekan tombol otomatis keluar sendiri
- Gratis Laundry selama itikaf
- Bimbingan belajar Alquran 24 Jam Setiap Hari selama Ramadhan (Klinik Quran)
- Setoran Hafalan atau Murojaah ke Hafizh 30 Juz
- Dauroh Alquran Sabtu dan Minggu (Aqua)
- Kajian Tafsir Ayat-ayat malam Ramdhan setiap Sabtu-minggu (bada ashar)
- Sholat Tahajjud 1 Juz/malam
- Tempat AC, bersih dan nyaman
- Free Wifi 24 Jam
- Sholat Tarawih & Tahajjud bersama Imam-imam Juara Internasional  dan Hafizh muda dengan suara merdu (Ust. Faisol Ilahi, Ust. Taqy Malik, Ust. Ibrohim Elhaq, KH. Agus Said dan H. Ayatullah).


Segara daftar di www.annahlbsdcity.com atau bisa langsung ke lokasi. Masjid An Nahl The Icon BSD City.

Bagi yang berinfak bisa langsung ke kotak infak yang tersedia atau transfer melalui rekening yang di website Annahl.

The Icon Bsd City, Ruko Horizon Broadway M5 No. 3, Jl. Horizon Broadway, Sampora,  Cisauk, Sampora, Cisauk, Tangerang, Banten 15345
085694960750
Foto: Grandyos Zafna/Mengenal Dalil Naqli dan Dalil Aqli, Begini Lho Bedanya.
Jakarta - Mengenal dalil naqli dan dalil aqli tldak sulit dengan banyaknya sumber yang bisa digunakan muslim. Dalil naqli dan dalil aqli kerap digunakan saat membahas agama dan aplikasinya dalam kehidupan.

Dikutip dari buku Apakah Dalil, Semata al-Quran dan Sunnah? karya Isnan Ansory, Lc, MA, dalil berasal dari bahasa Arab. Maknanya adalah petunjuk atas sesuatu yang hendak dituju (al mursyid ila al-mathlub).

Setelah mengetahui arti dalil secara etimologis, berikut pengertian dalil naqli dan dalil aqli,

Mengenal dalil naqli dan dalil aqli

A. Dalil naqli

Dalil naqli bersumber dari Al Quran maupun As Sunnah yang membahas keberadaan dan keesaan Alla SWT. Bahasan lainnya adalah kekuasaan Allah atas penciptaan alam semesta ini.

Dikutip dari buku bertajuk Mukaddimah Ibnu Khaldun yang ditulis oleh Al-Allamah Abdurrahman bin Muhammad bin Khaldum, Malik Supar, Lc, Masturi Irham, Lc, dan Abidun Zuhri, naqli diartikan sebagai ilmu-ilmu yang diajarkan atau ditransformasikan.

Ilmu-ilmu ini cenderung disandarkan pada informasi dari orang yang diutus untuk menyampaikannya. Pada konteks ini adalah wahyu-wahyu Allah yang diturunkan melalu para rasul utusanNya.

Berbagai ilmu dalam dalil naqli sulit digapai akal, kecuali menarik kesimpulan dari kaidah utama. Karena itu dalil ini membutuhkan penyetaraan lewat qiyas dan analogi, saat menghadapi masalah.

"Hanya saja, qiyas hanya dapat menarik kesimpulan dari informasi atau naqli dengan catatan hukum pokok yang sudah tetap dan bersifat naqli," tulis Al-Allamah Abdurrahman bin Muhammad bin Khaldum dkk.

Kebenaran yang dikandung oleh dalil naqli bersifat haqiqi atau mutlak. Melansir dari Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Kemdikbud, bentuk dari dalam dalil naqli di antaranya adalah Al Quran, hadis, dan fatwa.

Contoh dalil naqli terkait keesaan Allah SWT dalam Al Quran di antaranya QS Al-Iklas 1-4. Berikut contoh dalil mikir,

(1) قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
(2) اللَّهُ الصَّمَدُ
(3) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
(4) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."

B. Dalil aqli

Dalil aqli terdiri dari kata dalil dan aqli yang bermakna akal dari bahasa Arab. Jadi, dalil aqli adalah dalil-dalil yang bersumber dari akal. Dalil aqli cenderung bersifat ilmu-ilmu.

Selaon itu, dalil aqli juga diartikan sebagai petunjuk dan pertimbangan akal pikiran yang objektif, tidak dipengaruhi oleh keinginan, ambisi, atau kebencian dari emosi.

Dikutip dari Dasar Hukum Ekonomi Islam karya Itang, kebenaran dalil aqli cenderung bersifat nisbi atau relatif. Bentuk dari dalil aqli ini berupa ijtihad, ijma, dan qiyas.

Contoh dalil aqli dalam bentuk ijma pada masa Rasulullah SAW adalah, saat beliau meninggal dunia dan diperlukan seorang pengganti yang disebut khalifah. Sebab itu, kaum muslim pada waktu itu sepakat untuk mengangkat seorang khalifah.

Demikian penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan dalil naqli dan dalil aqli. Semoga mudah dipahami ya, detikers!

Simak Video "Melihat Madrasah di Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia