Angka Kelahiran Terendah Ada di Benua Ini, Kenapa?

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 23 Sep 2021 08:20 WIB
ilustrasi gendongan bayi baby wrap.
Di antara benua yang ada di bumi, angka kelahiran terendah terdapat di mana? Foto: Getty Images/iStockphoto/Halfpoint
Jakarta - Angka kelahiran di seluruh dunia mengalami penurunan. Bahkan, ada sejumlah negara di benua tertentu yang memiliki angka kelahiran jauh di bawah benua lain. Di antara benua yang ada di bumi, angka kelahiran terendah terdapat di mana?

Angka Kelahiran Terendah Terdapat di Benua...

Berdasarkan data angka kelahiran dari laman World Bank, di antara benua yang ada di bumi, angka kelahiran terendah terdapat di benua Eropa. Pada 2019, angka kelahiran di Uni Eropa yaitu sebesar 9,2 kelahiran per 1.000 orang.

Sementara itu, angka kelahiran di wilayah Afrika Selatan pada 2019 yaitu 20,1 kelahiran per 1.000 orang, Afrika Utara dan Timur Tengah 22 kelahiran per 1.000 orang, Asia Selatan sebesar 19,1 kelahiran per 1.000 orang, Asia Timur dan Pasifik 12,2 kelahiran per 1.000 orang, Amerika Utara 16,1 kelahiran per 1.000 orang, dan Amerika Utara 11,2 kelahiran per 1.000 orang.

Data World Bank juga mendapati bahwa Jerman merupakan salah satu negara di Eropa dengan angka kelahiran rendah, yaitu 9,4 kelahiran per 1.000 orang. Di samping itu, Jerman juga memiliki Total Fertility Rate (TFR) rendah per 1018, yaitu di angka rata-rata 1,57 kelahiran anak per perempuan sepanjang hidupnya.

Dikutip dari laman Deutsche Welle, peneliti dari Berlin Institute for Population and Development Stephan Sievert mengatakan, salah satu penyebab angka kelahiran rendah di Jerman khususnya dipengaruhi oleh pilihan wanita untuk berkarier atau memiliki anak dan pandangan sosial di Jerman bahwa tidak memiliki anak adalah sangat normal.

Sievert mengatakan, perempuan yang memiliki anak di Jerman umumnya tidak bekerja, sementara perempuan wilayah Eropa dengan kelahiran lebih tinggi seperti Prancis dan Skandinavia yang memiliki anak masih bekerja. Di Prancis dan negara-negara Skandinavia, para ibu di antaranya memilih bekerja paruh waktu, mengambil cuti melahirkan bersama suami, atau menitipkan anak di childcare milik pemerintah, seperti TK atau daycare.

Jadi, di antara benua yang ada di bumi, angka kelahiran terendah terdapat di benua Eropa. Selamat belajar, detikers!

Simak Video "110 Orang Tewas dalam Banjir Bandang Jerman-Belgia"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia