Apa yang Dimaksud dengan Globalisasi dan Bagaimana Dampaknya?

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 03 Sep 2021 21:00 WIB
Young kid with virtual reality headset touching earth globe, technology in education
Foto: iStock
Jakarta -

Detikers apakah kalian mengetahui apa yang dimaksud dengan globalisasi? Globalisasi adalah suatu proses tatanan yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.

Secara hakikat, globalisasi adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan oleh seseorang atau sekelompok orang di sebuah wilayah, kemudian ditawarkan untuk diikuti bangsa lain. Kemudian setelah gagasan tersebut diterima, maka akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia.

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan globalisasi, ternyata globalisasi memiliki dampak terhadap kehidupan sosial budaya.

Bagaimana dampaknya? Berikut adalah penjelasannya yang dikutip dari laman Kemdikbud:

Dampak Positif Globalisasi

1. Perubahan Tata Nilai dan Sikap

Globalisasi menyebabkan terjadinya perubahan tata nilai sosial budaya seperti cara hidup, pola pikir, maupun ilmu pengetahuan, dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju. Misalnya adalah meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.

2. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Berkembangnya ilmu pengetahuan dapat ditandai dengan kehidupan sosial ekonomi yang lebih produktif, efektif, dan efisien. Selain itu juga ada kemajuan di bidang teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi, memudahkan kehidupan manusia, misalnya mobilitas tinggi, karena jarak tempuh dalam bepergian dari satu tempat ke tempat lain menjadi lebih cepat, mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.

3. Kehidupan Menjadi Lebih Baik

Kehidupan dapat menjadi lebih baik dengan globalisasi. Hal ini ditandai dengan meningkatnya turisme dan pariwisata menjadi berkembang.

Selain itu globalisasi juga membantu memperluas pasar produk dalam negeri. Hal ini merupakan pertanda positif karena produksi dalam negeri dapat bersaing di pasar internasional. Pada akhirnya kehidupan menjadi lebih baik dan pembangunan negara menjadi meningkat.

Dampak Negatif Globalisasi

1. Lunturnya Nilai Budaya Asli

Lunturnya budaya asli dapat ditandai dengan hal-hal berikut:

- Menggerus nilai-nilai budaya asli seperti lunturnya gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/ darurat, misalnya sakit,kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang.

- Cara berpakaian bangsa barat masuk ke dalam budaya bangsa.

- Meniru perilaku yang buruk dan kebarat-baratan.

- Memberi salam tergantikan cium pipi kanan dan kiri yang dikenalkan budaya barat.

- Meniru cara berpakaian idola dari luar yang bertentangan dengan gaya berpakaian di Indonesia.

2. Perubahan Gaya Hidup

Adapun perubahan gaya hidup mencakup:

- Individualistis, yaitu mementingkan diri sendiri.

- Pragmatis, yaitu melakukan kegiatan yang menguntungkan saja.

- Materialistis, yaitu mengukur suatu sikap dengan materi.

- Hedonism, yaitu sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya.

- Konsumtif, yaitu pola konsumsi yang melebihi batas.

- Sekuler, yaitu mementingkan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama.

3. Terjadi eksploitasi sumber-sumber daya alam yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.

Jadi apa yang dimaksud dengan globalisasi seperti yang dijelaskan di atas ya detikers! Sesuaikan globalisasi dengan nilai-nilai kita ya!



Simak Video "Kapal Selam Hilang, Prabowo Sorot Modernisasi Alutsista 3 Matra TNI"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia