Rayakan HUT RI, Alumni SMAN 3 Yogya Bangunkan Gedung Senilai Rp 18 M

Heri Susanto - detikEdu
Selasa, 17 Agu 2021 18:30 WIB
Alumni SMA N 3 Yogya Bangunkan Gedung Senilai Rp 18 M
Foto: Heri Susanto
Yogyakarta -

Alumni SMAN 3 Yogya melakukan aksi berbeda pada perayaan HUT ke 76 RI. Alumni SMA favorit di Kota Yogyakarta ini menyumbangkan gedung sekolah senilai Rp 18 miliar.

Penyerahan gedung tujuh lantai tersebut, dilakukan dengan memanfaatkan momentum 17 Agustus. Sebagai simbolisasi, pekerja mengibarkan bendera dari atas gedung yang mereka namai Grha Padmanaba ini, dengan disertai topping off genteng.

Ketua Panitia Pembangunan Grha Padmanaba Trianto menjelaskan, tepat 17 Agustus 2021 ini, kebetulan pembangunan telah selesai tahap I. Yaitu, pembangunan fisik gedung dan atas genteng setinggi 24 meter.

"Tahap pertama adalah proses pembangunan fisik gedung, alhamdulillah telah selesai hari ini. Tinggal tahap kedua finishing," katanya.

Ia mengungkapkan, biaya Rp 18 miliar ini, terbagi untuk pembangunan fisik senilai Rp 15 miliar. Kemudian, untuk interior senilai Rp 3 miliar. Total dana pembangunan Grha Padmana senilai Rp 18 miliar.

"Dari seluruh kebutuhan ini, mayoritas memang sumbangan dari alumni, CSR, dan rencana akan menggelar konser amal," imbuhnya.

Gedung tersebut, lanjut Trianto, akan dipergunakan, untuk kelas, laboratorium, maupun aula sekolah. Sebab, di SMA tertua di Kota Yogyakarta ini, sampai saat ini belum ada gedung untuk aula.

Alumni SMA N 3 Yogya Bangunkan Gedung Senilai Rp 18 MAlumni SMA N 3 Yogya Bangunkan Gedung Senilai Rp 18 M Foto: Heri Susanto

SMAN 3 Yogya, sejak zaman kolonial Belanda tahun 1918 sampai pecah Perang Dunia II dengan nama Algemene Middelbare School (AMS) Afdelling B. Kemudian, pada tahun 1942, zaman pendudukan Jepang berganti nama menjadi Sekolah Menengah Tinggi (SMT). Baru tahun 1956, berubah seperti yang dikenal masyarakat selama ini SMA N III B.

Kembali ke pembangunan gedung oleh alumni, Ketua Alumni SMAN 3 Yogya Hendri Saparini berharap, gedung tujuh lantai tersebut, bisa dimanfaatkan untuk merdeka belajar.

"Sesuai dengan kebutuhan, di gedung ini akan ada fasilitas kelas modern, bentuknya nanti huruf U, kemudian ada laboratorium untuk menunjang anak-anak praktikum," kata Hendri.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan Didik Purwaka menjelaskan, pemberian gedung ini membantu pihaknya untuk bisa memfasilitasi semua siswa. Sebab, saat ini dari 21 kelas, baru 19 yang telah mempunyai kelas.

"Masih ada kebutuhan dua kelas dan ruang laboratorium," katanya.

Sedangkan mengenai aset gedung tersebut, kata Didik, sesuai dengan kaidah berlaku, termasuk dalam bentuk hibah.

"Masuknya hibah untuk aset gedung kepada provinsi (Pemda DIY)," jelasnya.



Simak Video "Warga Desa Ini Melukis 3 Dimensi Spesial untuk Menyambut HUT RI"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia