5 Puisi Kemerdekaan Sambut Dirgahayu ke-76 RI Karya Penyair Terkenal

Anastasia Anjani - detikEdu
Senin, 16 Agu 2021 17:30 WIB
an elementary school pupils raised the Indonesian flag
Foto: Getty Images/iStockphoto/Yamtono_Sardi
Jakarta -

Menyambut kemerdekaan Indonesia, ada baiknya membaca puisi kemerdekaan untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Dengan membaca puisi-puisi tersebut, detikers akan semakin mencintai tanah air dan menghargai jiwa para pahlawan.

Puisi kemerdekaan tersebut ditulis oleh para penyair terkenal seperti Sapardi Djoko Damono, W.S. Rendra,Taufik Ismail, dan Wiji Tukul. Berikut adalah puisi kemerdekaan yang dapat detikers baca untuk hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus:

1. PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO

Karya : Chairil Anwar

Ayo! Bung Karno kasih tangan, mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama dengan bicara mu
Dipanggang di atas api mu
Digarami lautmu dari mulai tanggal 17 Agustus 1945

Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu
Aku sekarang api, Aku sekarang laut
Bung Karno! Kau dan aku satu zat satu urat
Di zat mu, di zat ku kapal-kapal kita berlayar
Di urat mu, di urat ku kapal-kapal kita bertolak dan berlabuh

2. GERILYA

Oleh : W S Rendra

Tubuh biru

tatapan mata biru

lelaki berguling di jalan

Angin tergantung

terkecap pahitnya tembakau

bendungan keluh dan bencana

Tubuh biru

tatapan mata biru

lelaki berguling dijalan

Dengan tujuh lubang pelor

diketuk gerbang langit

dan menyala mentari muda

melepas kesumatnya

Gadis berjalan di subuh merah

dengan sayur-mayur di punggung

melihatnya pertama

Ia beri jeritan manis

dan duka daun wortel

Tubuh biru

tatapan mata biru

lelaki berguling dijalan

Orang-orang kampung mengenalnya

anak janda berambut ombak

ditimba air bergantang-gantang

disiram atas tubuhnya

Tubuh biru

tatapan mata biru

lelaki berguling dijalan

Lewat gardu Belanda dengan berani

berlindung warna malam

sendiri masuk kota

ingin ikut ngubur ibunya

3. ATAS KEMERDEKAAN

Oleh : Supardi Djoko Damono

kita berkata : jadilah

dan kemerdekaan pun jadilah bagai laut

di atasnya : langit dan badai tak henti-henti

di tepinya cakrawala

terjerat juga akhirnya

kita, kemudian adalah sibuk

mengusut rahasia angka-angka

sebelum Hari yang ketujuh tiba

sebelum kita ciptakan pula Firdaus

dari segenap mimpi kita

sementara seekor ular melilit pohon itu:

inilah kemerdekaan itu, nikmatkanlah

4. Sukmaku Merdeka

Karya: Wiji Thukul

Tidak tergantung kepada Departemen Tenaga Kerja

Semakin hari semakin nyata nasib di tanganku

Tidak diubah oleh siapapun

Tidak juga akan dirubah oleh Tuhan Pemilik Surga

Apakah ini menyakitkan? entahlah!

Aku tak menyumpahi rahim ibuku lagi

Sebab pasti malam tidak akan berubah menjadi pagi

Hanya dengan memaki-maki

Waktu yang diisi keluh akan berisi keluh

Waktu yang berkeringat karena kerja akan melahirkan

Serdadu-serdadu kebijaksanaan

Biar perang meletus kapan saja

Itu bukan apa-apa

Masalah nomer satu adalah hari ini

Jangan mati sebelum dimampus takdir

Sebelum malam mengucap selamat malam

Sebelum kubur mengucapkan selamat datang

Aku mengucap kepada hidup yang jelata

MERDEKA!

5. Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini

Oleh: Taufik Ismail

Tidak ada pilihan lain

Kita harus berjalan terus

Karena berhenti atau mundur

Berarti hancur

Apakah akan kita jual keyakinan kita

Dalam pengabdian tanpa harga

Akan maukah kita duduk satu meja

Dengan para pembunuh tahun yang lalu

Dalam setiap kalimat yang berakhiran

"Duli Tuanku ?"

Tidak ada lagi pilihan lain

Kita harus berjalan terus

Kita adalah manusia bermata sayu, yang di tepi jalan

Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh

Kita adalah berpuluh juta yang bertahun hidup sengsara

Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama

Dan bertanya-tanya inikah yang namanya merdeka

Kita yang tidak punya kepentingan dengan seribu slogan

Dan seribu pengeras suara yang hampa suara

Tidak ada lagi pilihan lain

Kita harus berjalan terus

Demikianlah puisi kemerdekaan untuk memeriahkan 17 Agustus! Selamat membaca detikers!



Simak Video "Puisi untuk Putin, Artis Annalynne McCord Jadi Sorotan Netizen"
[Gambas:Video 20detik]
(ajg/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia