12 Ilmuwan Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia, Pelajar Harus Tahu!

fahri zulfikar - detikEdu
Senin, 16 Agu 2021 06:30 WIB
Sosok BJ Habibie dan Sederet Fakta Soal Bapak Pesawat
Foto: Instagram @b.jhabibie/12 Ilmuwan Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia, Pelajar Harus Tahu!
Jakarta - Indonesia punya 12 ilmuwan yang karyanya diakui dunia. Hasil penemuan mereka terbukti bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan kemajuan teknologi. Masyarakat hidup lebih sejahtera dengan hasil temuan tersebut.

Para ilmuwan berhasil menemukan fakta jumlah kromosom manusia, teknologi untuk membantu penyembuhan demam berdarah, hingga teknologi untuk jaringan 4G. Tak berhasil jika menyetarakan ilmuwan Indonesia dengan Sarah Gilbert, penemu vaksin Astrazeneca.

Daftar 12 ilmuwan Indonesia yang diakui dunia

Berikut adalah ilmuwan dan hasil penemuannya dalam dikutip dari arsip berita detikcom,

1. BJ Habibie

Semasa hidupnya, BJ Habibie di antaranya identik dengan julukan Bapak Teknologi. Alumnus Universitas Teknologi Rhein Westfalen Aachen, menorehkan sejumlah karya besar yang diakui oleh dunia.

Pertama adalah pencapaiannya atas kelahiran N-250 Gatotkaca, pesawat pertama Indonesia yang melakukan penerbangan perdana pada 10 Agustus 1995. Karya besar lain adalah Teori Crack Propagation, sebuah solusi untuk mendeteksi rambatan kerusakan konstruksi pada badan pesawat.

Kontribusi BJ Habibie berhasil meringankan bobot pesawat kosong, tanpa berat penumpang dan bahan bakar, hingga 10 persen dari sebelumnya. Angka penurunan ini bisa mencapai 25 persen setelah material komposit dimasukkan ke dalam tubuh pesawat.

2. Adi Utarini

Pada akhir tahun 2020, Indonesia kembali dibanggakan atas pencapaian salah satu ilmuwan sains bernama Prof dr Adi Utarini, MSc, MPH, PhD, yang masuk ke daftar Nature's 10: Ten People Who Helped Shape Science in 2020 dari jurnal ilmu pengetahuan Nature.

Dikutip dari laman CNBC Indonesia, Prof Adi Utarini memimpin uji coba perintis dari sebuah teknologi yang dapat membantu memberantas demam berdarah, penyakit yang menyerang hingga 400 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya.

Hasil penelitian Prof Adi Utarini dan tim berhasil mengurangi kasus demam berdarah hingga 77 persen di beberapa kota besar di Indonesia. Sebuah penemuan yang manfaatnya telah diakui dunia.

3. Tri Mumpuni

Tak hanya Adi Utarini, pada 2020 Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA) Tri Mumpuni juga masuk dalam 22 Most Influential Muslim Scientists. Daftar The 500 Most Influential Muslims ini diterbitkan Royal Islamic Strategic Studies Centre.

Tri Mumpuni ikut mengembangkan kemandirian masyarakat di kawasan-kawasan terpencil melalui pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Sampai saat ini, IBEKA telah membangun setidaknya 65 PLTMH di desa-desa terpencil di berbagai pelosok Nusantara.

Berkat jasa Tri Mumpuni, desa terpencil yang awalnya gelap gulita menjadi terang benderang. Karya Tri Mumpuni tentunya patut mendapat pengakuab Indonesia dan seluruh dunia.

4. Dr Joe Hin Tjio

Ilmuwan kelahiran Pekalongan ini berhasil menemukan fakta jumlah kromosom dalam tubuh manusia. Tiap manusia ternyata memiliki 46 buah alias 23 pasang kromosom yang membawa milyaran DNA.

Penelitiannya dilakukan di laboratorium Institute of Genetics of Sweden's University of Lund dan dipublikasikan di Hereditas. Jurnal genetika ini telah memiliki kredibilitas yang diakui dunia.

5. Prof Dr Mezak Arnold Ratag

Ilmuwan asal Malang, Jawa Timur ini, berhasil menemukan lebih dari 100 buah nebula planeter baru. Lahir pada 4 September 1962, Prf Mezak telah mempublikasikan seratus lebih karya ilmiah nasional dan internasional.

Namanya Prof Mezak bahkan diabadikan di 120 Planetary Nebula Cluster seperti Ratag-Zijlstra-Pottasch-Menzies dan Ratag-Pottasch cluster. Sama seperti ilmuwan lain, hasil riset Prof Mezak wajib mendapat pengakuan nasional dan internasional.

6. Khoirul Anwar

Khoirul Anwar merupakan seorang ilmuwan Indonesia yang menemukan konsep dua Fast Fourier Transform (FFT). Teknologi ini lebih dikenal dengan nama 4G LTE di masyarakat umum.

Konsep FFT menjadi standar International Telecommunication Union (ITU) yang dipatenkan pada 2005. Lulusan Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang ini juga punya hak paten lain, misalnya sistem deteksi illegal transmitter yang berpotensi dipakai dalam teknologi 5G.

Berikut daftar ilmuwan Indonesia lainnya yang diakui dunia



Simak Video "Reaksi Warga Jepang Setelah Ilmuwannya Raih Nobel"
[Gambas:Video 20detik]

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia