Cara Cek Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi & Solusinya Jika Belum Muncul

Cara Cek Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi & Solusinya Jika Belum Muncul

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 11 Agu 2021 18:00 WIB
Cek PeduliLindungi.id untuk Download Sertifikat Vaksin, Ini Caranya
Foto: Dok. PeduliLindungi/Cara Cek Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi & Solusinya Jika Belum Muncul
Jakarta -

Detikers dapat melakukan download serta cek sertifikat vaksin di PeduliLindungi.id dengan cara yang sangat mudah. Kini, bukti vaksin memang menjadi syarat untuk melakukan berbagai kegiatan, contohnya untuk melakukan perjalanan domestik atau berkunjung ke sejumlah mal yang sudah dibuka.

Sebagian mal yang sudah dibuka ini berada di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang. "Hanya mereka yang sudah divaksinasi dapat masuk ke mal, dan harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi," jelas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Senin (9/8/2021).

Bagi yang memerlukannya untuk berkegiatan, berikut ini cara cek dan mengunduh sertifikat vaksin di PeduliLindungi.id.

Cara cek sertifikat vaksin

1. Kunjungi situs pedulilindungi.id

2. Ketik nama lengkap dan nomor induk kependudukan (NIK)

3. Centang kolom 'I'm not a robot'

4. Klik 'Periksa'

5. Tunggu hingga status vaksinasi muncul

  • Cara unduh sertifikat vaksin

A. Download via situs PeduliLindungi.id

1. Buka situs PeduliLindungi.id

2. Klik menu 'Login/Register' di pojok kanan atas

3. Jika belum memiliki akun, maka klik 'Buat akun PeduliLindungi' dan masukkan nama, NIK, serta nomor telepon yang digunakan saat proses registrasi vaksinasi

4. Jika sudah memiliki akun, masukkan nomor ponsel dan klik 'Login Sekarang'

5. Masukkan nama lengkap serta nomor ponsel yang dipakai saat mendaftarkan diri untuk vaksin COVID-19

6. Masukkan enam digit kode OTP yang dikirim PEDULI COVID melalui SMS

7. Klik 'Nama Akun' di bagian kanan atas situs. Apabila memakai ponsel, klik ikon tiga garis dan pilih 'Nama Akun'

8. Klik 'Nama' yang muncul pada 'Sertifikat Vaksin' dan masukkan NIK untuk membuka serta mengunduh sertifikat vaksin

9. Klik sertifikat tersebut sehingga akan muncul pilihan Unduh Sertifikat. Klik tombol tersebut, maka sertifikat vaksin COVID-19 akan otomatis terunduh.

B. Download via Aplikasi PeduliLindungi.id

1. Unduh aplikasi PeduliLindungi.id melalui App Store atau Play Store terlebih dulu

2. Apabila belum mempunyai akun, klik menu 'Register' dan masukkan nama lengkap, NIK, serta nomor ponsel

3. Jika sudah memiliki akun, klik 'Login'

4. Masukkan data diri dan kirim enam digit kode OTP yang dikirim melalui SMS

5. Klik 'Paspor Digital' di bagian pojok kanan bawah atau 'Akun' di pojok kanan atas. Kemudian, klik 'Sertifikat Vaksin'

6. Aplikasi PeduliLindungi.id akan menampilkan nama yang muncul di 'Sertifikat Vaksin'. Lalu, masukkan NIK untuk membuka dan mengunduh sertifikat vaksin COVID-19.

Kendati caranya mudah, ada sebagian orang yang mengeluhkan hambatan di mana sertifikat vaksin tak segera muncul. Ada juga yang mengeluhkan kesalahan data pada sertifikat vaksin. Lantas bagaimana solusinya?

Terkait permasalahan semacam ini, Kementerian Kesehatan RI melalui akun Instagramnya menyarankan agar masyarakat langsung menyampaikan keluhan via email.

Format e-mail tersebut adalah:

1. Nama lengkap

2. NIK

3. Tempat, tanggal lahir

4. Nomor ponsel

5. Lampirkan juga foto dan kartu vaksinasi COVID-19

Kemenkes mengatakan bahwa, agar keluhan ini langsung diproses, yang bersangkutan dapat langsung menyampaikan biodata lengkap, swafoto atau selfie dengan KTP, serta menjelaskan keluhannya. E-mail ini kemudian ditujukan ke sertifikat@pedulilindungi.id.

Mencetak sertifikat vaksin sebaiknya juga tidak melalui jasa pihak ketiga. Karena jasa pencetak secara otomatis akan mendapat data kependudukan berupa NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir. Maka, sebaiknya detikers melakukan cek dan mengunduh sertifikat vaksin di PeduliLindungi.id saja seperti dijelaskan pada langkah-langkah di atas.



Simak Video "Masyarakat Lansia Cipete Antusias Sambut Vaksinasi Booster Kedua"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia