Istilah Pancasila Berasal dari Bahasa Apa? Begini Penjelasannya

Anatasia Anjani - detikEdu
Selasa, 03 Agu 2021 13:30 WIB
Hari Anak Nasional 2021 Diperingati Tiap 23 Juli, Ini Sejarah
Apakah kamu tahu istilah Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta? Berikut penjelasannya (Foto ilustrasi: Ari Saputra)
Jakarta -

Istilah Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta. Awalnya istilah Pancasila sudah dikenal sejak jaman Majapahit pada abad ke-14. Istilah Pancasila termaktub dalam buku Negarakertagama karangan Empu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Empu Tantular.

Pancasila sendiri berasal dari kata Panca dengan arti lima, dan sila yang berarti berbatu sendi. Sedangkan alas atau dasar yang berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti perlaksanaan kesusilaan yang lima.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai Pancasila yang dikutip dalam laman Universitas Banyuwangi:

Sejarah Pancasila

Pancasila bermula dari Sukarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI 1. Sukarno sendiri membahas dasar Pancasila dalam sidang BPUPKI 1 tentang rancangan dasar Negara Indonesia merdeka.

Dalam sidang tersebut Sukarno berpidato secara lisan mengenai calon dasar negara Indonesia. Soekarno juga merumuskan dasar negara Indonesia untuk menjawab pertanyaan ketua BPUPKI saat itu.

Pidato Sukarno tersebut bermula dari pertanyaan dr. Radjiman Widyodiningrat, sebagai berikut: "Paduka tuan Ketua yang mulia minta kepada kepada sidang Dokoritzu Zyunbai Tyoosakai umtuk mengemukakan dasar Indonesia Merdeka. Menurut anggapan saya yang diminta ialah, dalam bahasa Belanda Philosofiche gronslag itulah pundamen, filsafat, pikiran yang sedalam-dalamnya, jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk diatasnya didirikan gedung Indonesia merdeka yang kekal dan abadi. Hal ini nanti akan saya kemukakan."

Selanjutnya Sukarno mengucapkan hal tentang kemerdekaan:

"Saya mengerti apakah yang paduka tuan ketua minta, minta Philosofiche gronsdlag, atau jikalau kita boleh memakai perkataan yang muluk-muluk paduka tuan ketua yang mulia meminta sesuatu Weltanschauung, diatas mana kita mendirikan Negara Indonesia,"

Setelah selesai mengemukakan dasar-dasar negara tersebut maka Sukarno menutupnya dengan menyatakan:

"Saudara-saudara! "dasar-dasar Negara telah saya usulkan. Lima bilangannya. Inikah Panca Dharma? Bukan! Nama Panca Dharma tidak tepat disini. Dharma berarti kewajiban, sedang kita membicarakan dasar. Saya senang kepada simbolik. Simbolik angka pula. Rukun Islam lima jumlahnya. Jari kita lima setangan. Kita mempunyai panca indera. Apalagi yang lima bilangannya? Pandawa pun lima orangnya. Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan dan ketuhanan, lima pula bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa-namanya ialah Panca Sila. Sila artinya asas atau dasar, dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia kekal dan abadi,"

Istilah Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta dan hal tersebutlah yang menginspirasi Sukarno untuk menetapkan dasar negara dengan nama Pancasila. Pada kitab Negarakertagama karangan Empu Prapanca pada 1365 tertulis "Yatnanggegwani Pancasyila Kertasangkarabhisekakakakrama".

Di mana artinya, raja menjalankan dengan khidmat kelima pantangan (Pancasila) itu, demikian juga dalam berbagai upacara ibadah dan dalam berbagai penobatan.

Istilah Pancasila juga ada pada Kakawin atau Kitab Sutasoma yang ditulis pada tahun 1851 dengan menggunakan aksara Bali, tapi berbahasa Jawa Kuno, dengan bahan naskah terbuat dari daun lontar.

Selanjutnya setelah rapat besar/ sidang BPUPKI 1 maka selanjutnya membentuk panitia kecil yang berjumlah 9 orang dan berhasil merumuskan kesepakatan bersama mengenai Rancangan Pembukaan Hukum Dasar Negara. Hasil rumusan tersebut selanjutnya dikenal dengan nama Piagam Jakarta yang dihasilkan oleh Panitia Sembilan. Piagam Jakarta ditetapkan pada tanggal 22 Juni 1945.

Setelah BPUPKI dibubarkan dan dibentuklah PPKI pada tanggal 9 Agustus 1945. PPKI diketuai oleh Sukarno dan wakilnya Mohammad Hatta pada tanggal 18 Agustus 1945.

Dari sidang PPKI tanggal 18 Agustus tersebut ada tiga putusan penting yaitu:

1. Pengesahaan Pembukaan Hukum Dasar Negara dan Hukum Dasar Negara sebagai konstitusi Republik Indonesia. Selanjutnya dikenal dengan nama UUD NRI 1945 yang dalam pembukaanya memuat dasar negara.

2. Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yaitu Sukarno dan Mohammad Hatta.

3. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Demikianlah penjelasan asal mula Pancasila. Jadi istilah Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta. Jangan lupa ya detikers!



Simak Video "Besok Hari Lahir Pancasila, Warga Diimbau Tak Gelar Upacara Fisik"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia