Telemedicine Diluncurkan di DKI, Apa Bedanya dengan Konsul Kesehatan Online?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Selasa, 06 Jul 2021 15:41 WIB
Asian senior video call with doctor telemedicine telehealth concept
Perbedaan telemedicine dan konsultasi kesehatan online (Foto: Getty Images/iStockphoto/Nattakorn Maneerat)
Jakarta - Pemerintah meluncurkan layanan telemedicine gratis untuk pasien isolasi mandiri COVID-19 dengan gejala ringan di DKI Jakarta. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebut ada 11 platform aplikasi telemedicine di Indonesia yang bisa digunakan.

"Mereka bisa berkonsultasi dengan dokter dan dapat layanan obat gratis, untuk sementara layanan telemedicine dengan 11 platform ini dilakukan di DKI untuk sementara," tutur Budi Gunadi, dikutip dari detikNews, Selasa (6/7/2021).

Sebelas platform telemedicine tersebut di antaranya adalah AloDokter, Get Well, Good Doctor, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, LinkSehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, dan YesDok.

Menurut Budi, pemerintah akan menjamin konsultasi dokter dan paket obat secara gratis pada program yang baru akan diuji coba di wilayah DKI Jakarta.

Lantas, apa bedanya telemedicine dengan konsultasi kesehatan online?

Telemedicine

Sesuai dengan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2019, telemedicine diartikan sebagai pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh oleh profesional kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Hal ini meliputi pertukaran informasi diagnosis, pengobatan, pencegahan penyakit dan cedera, penelitian dan evaluasi, dan pendidikan berkelanjutan penyedia layanan kesehatan untuk kepentingan peningkatan kesehatan individu dan masyarakat.

Dalam peraturan tersebut juga disebutkan bahwa pelayanan telemedicine hanya dilakukan antar-fasilitas pelayanan kesehatan. Pelayanan telemedicine juga harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang memiliki izin praktik di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pelayanan telemedicine di antaranya adalah sebagai berikut:

- Teleradiologi
- Tele-elektrokardiografi
- Tele-ultrasonografi
- Telekonsultasi klinis
- Layanan telemedicine lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Konsultasi Kesehatan Online

Sementara itu, masih dalam Peraturan Menteri Kesehatan yang sama, pemerintah mendefinisikan konsultasi kesehatan online sebagai telekonsultasi klinis.

"Telekonsultasi klinis merupakan pelayanan konsultasi klinis jarak jauh untuk membantu menegakkan diagnosis, dan/atau memberikan pertimbangan/saran tata laksana," bunyi Pasal 3 Poin 5 dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2019 tersebut.

Berdasarkan penjelasan keduanya, dapat disimpulkan bahwa telekonsultasi merupakan bagian dari telemedicine. Adapun telemedicine, mengacu pada layanan kesehatan jarak jauh yang cakupannya lebih luas.

Melansir dari laman resmi Rumah Sakit Primaya Karawang, konsultasi kesehatan online lebih mencakup pada komunikasi perihal keluhan dari pasien kepada dokter, pemberian diagnosis dari dokter kepada pasien, dan pemberian saran tata laksana dari dokter kepada pasien, seperti pengobatan dan tindakan medis.

Sementara itu, cakupan dari telemedicine di antaranya, radiologi, elektrokardiografi, ultrasonografi obstetrik, dan konsultasi klinis.

Jadi, bagaimana detikers? Sudah paham perbedaan telemedicine dengan konsultasi kesehatan online kan?



Simak Video "Catat! Begini Alur Dapatkan Akses Telemedicine Gratis Selama Isoman"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia