Fakta Manda Engkle, Permainan Tradisional Asli Sunda yang Sudah Ada Sejak Dulu

Anastasia Anjani - detikEdu
Kamis, 24 Jun 2021 17:00 WIB
Sunda manda
Foto: Nurvita Indarini
Jakarta -

Bunda selama pandemi penggunaan gadget pada anak meningkat drastis. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi anak. Tapi tenang saja Bunda bisa mengatasinya dengan mengenalkan permainan sunda Manda Engklek.

Permainan Manda Engklek dapat dimainkan dengan minimal 2 orang anak. Permainan ini juga dapat memunculkan sifat kompetitif pada anak.

Berikut adalah 4 fakta mengenai permainan sunda Manda Engklek:

1. Berasal Dari Bahasa Belanda

Permainan Sunda Manda Engklek awalnya berasal dari bahasa Belanda yaitu Zondag Maandag. Permainan ini awalnya populer di kalangan anak perempuan pada masa penjajahan Belanda. Hingga kini permainan Manda Engklek tak lekang oleh waktu dan tetap dimainkan.

2. Dimainkan di Halaman Rumah atau Tanah Lapang

Permainan Sunda Manda Engklek dapat dimainkan di tanah lapang atau di halaman rumah. Cara memainkannya dengan menggambar pola kotak-kotak atau persegi panjang yang berukuran sekitar 30-60 cm2.

Untuk menggambarnya anak dapat menggunakan kapur tulis, arang, atau pecahan genteng. Bunda juga dapat memberikan contoh kepada anak dalam menggambarkannya.

3. Memainkannya dengan Hompimpa

Anak-anak yang ingin memainkan permainan Sunda Manda Engklek dapat memulainya dengan hompimpa atau suit untuk menentukan giliran. Peserta yang menang dapat memulai permainan terlebih dahulu.

Pertama anak yang bermain harus melemparkan gacuk terlebih dahulu ke dalam kotak permainan. Selanjutnya dengan melompat-lompat dari satu kotak ke kotak yang lainnya dengan satu kaki. Kotak yang terdapat gacuk tidak boleh diinjak atau dilewati oleh pemain.

Jadi para pemain harus melewati ke kotak berikutnya dengan satu kaki mengelilingi petak-petak yang ada. Saat melemparkan gacuk juga tidak boleh melebihi garis kotak yang telah disediakan. Jika hal tersebut terjadi maka pemain dinyatakan gugur.

Saat melompat kaki juga tidak boleh bergantian. Kecuali saat menemukan kotak ke samping, kedua kaki boleh menginjak di masing-masing kotak.

Jika anak telah menyelesaikan satu putaran terlebih dahulu, maka dirinya berhak untuk melemparkan gacuk dengan cara membelakangi gambarnya. Jika pas di dalam kotak, maka kotak tersebut akan menjadi 'sawah'. Artinya, di petak tersebut pemain yang bersangkutan dapat menginjak kotak dengan dua kaki.

Pemain lain juga tidak boleh menginjak kotak tersebut selama permainan berlangsung. Pemain yang memiliki sawah terbanyak adalah pemenangnya.

4. Baik Bagi Tumbuh Kembang Anak

Permainan Sunda Manda Engkle memiliki banyak gerakan yang melompat sehingga sangat baik bagi tumbuh kembang anak.

Permainan ini dapat melatih kekuatan otot kaki anak. Selain itu juga dapat melatih keseimbangan kaki dan ketepatan lemparan. Permainan ini juga membantu melatih anak untuk berpikir strategis agar dapat memenangkan permainan.

Nah itu tadi adalah 4 fakta permainan Sunda Manda Engkle yang harus Bunda pahami. Baca artikel selengkapnya di sini.



Simak Video "Anak-anak Zaman Now Dikenalkan Permainan Tradisional"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia