Kisah Nabi Idris AS, Sejak Kecil Rajin Belajar

Rosmha Widiyani - detikEdu
Jumat, 04 Jun 2021 11:30 WIB
Nabi Idris
Foto: Mindra Purnomo/Kisah Nabi Idris AS, Sejak Kecil Rajin Belajar
Jakarta - Kisah para nabi selalu memberi banyak pelajaran bagi semua orang. Termasuk Nabi Idris AS atau dikenal juga dengan nama Enoch, yang memiliki banyak anugrah dari Allah SWT.

Dikutip dari Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang diterbitkan Kemenag, Nabi Idris AS sejak kecil rajin belajar. Buku ini dapat dibaca di link https://cendikia.kemenag.go.id.

"Nama Nabi Idris AS berasal dari kata darasa. Darasa artinya belajar. Nabi Idris AS sangat gemar belajar. Beliau belajar di mana pun dan kapan pun," tulis buku tersebut.

Buku tersebut juga menjelaskan, mukjizat Nabi Idris AS adalah pandai membaca dan menulis. Dia juga dimuliakan Allah SWT dengan karunia ilmu pengetahuan yang luas.

Kelebihan lainnya, Nabi Idris AS menguasai ilmu perbintangan dan matematika. Kisah Nabi Idris AS yang rajin belajar, tidak mengajak kaumnya tekun menuntut ilmu.

Dalam buku berjudul Stories of the Prophets yang ditulis Al-Imam ibn Kathir dan diterjemahkan Muhammad Mustapha Geme'ah, Nabi Idris AS berjasa besar. Dia disebut yang pertama menemukan bentuk dasar penulisan.

Beberapa perkataan bijaknya adalah:

  • "Tidak ada yang menunjukkan rasa terima kasih paling baik pada Allah SWT, selain membaginya dengan orang lain."
  • "Jangan iri pada milik orang karena kenikmatan hanya sementara."
  • "Dia yang tenggelam dalam kenikmatan tidak akan mendapat keuntungan."
  • "Kenikmatan sejati adalah memiliki kebijakan."

Nabi Idris AS adalah keturunan Bani Qabil, yang tidak mau menyembah Allah SWT. Nabi Idris AS tidak hanya rajin belajar, tapi juga gigih berdakwah. Allah SWT menceritakan kegigihan Nabi Idris AS dalam surat Maryam ayat 56-57

56. وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ اِدْرِيْسَۖ اِنَّهٗ كَانَ صِدِّيْقًا نَّبِيًّا

57. وَّرَفَعْنٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا

Arab latin:

56. ważkur fil-kitābi idrīsa innahụ kāna ṣiddīqan nabiyyā

57. wa rafa'nāhu makānan 'aliyyā

Artinya:

56. "Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Idris di dalam Kitab (Al-Qur'an). Sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran dan seorang nabi."

57. "Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi."

Sayangnya hanya sedikit kaum Bani Qabil yang mau mendengarkan utusan Allah SWT tersebut. Meski begitu Nabi Idris AS melanjutkan tugasnya serta mengajak kaumnya hijrah dari Babylonia ke Mesir.

Simak Video "Kisah Nabi Muhammad-Islampedia Siap Temani Harimu di Bulan Ramadhan"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia