Soal Anggaran Alutsista Kemhan Prabowo, 1 Kuadriliun Berapa Triliun?

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 31 Mei 2021 17:00 WIB
latihan tempur tni au, latihan perang tni al, ksau marsekal Fadjar Prasetyo, simulasi pesawat tni au meroket daratan, air combat manuver, dog fight
Foto: (Dok Dispen TNI AU)./Soal Anggaran Alutsista Kemhan Prabowo, 1 Kuadriliun Berapa Triliun?
Jakarta - Kementerian Pertahanan yang dipimpin Prabowo Subianto sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Presiden tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Pertahanan dan TNI 2020-2024.

Dalam dokumen tersebut tertera kebutuhan untuk pengadaan alat pertahanan dan keamanan mencapai Rp 1.788.228.482.251.470 atau Rp1,7 kuadriliun hingga 2044.

Penyebutan angka besar nominal kuadriliun mungkin asing di telinga. Nah, dikutip dari laman kamus Merriam-Webster, satu kuadriliun di Amerika berbeda dengan satu kuadriliun di Inggris.

Di Amerika, quadrillion atau kuadriliun adalah nominal yang setara dengan 1 diikuti dengan 15 angka 0. Jadi, di Amerika, satu kuadriliun sama dengan seribu triliun.

Sementara di Inggris, kuadriliun adalah nominal yang setara dengan 1 diikuti dengan 24 angka 0. Dengan demikian, satu kuadriliun di Inggris setara dengan satu septiliun di Amerika.

Sistem numerasi Amerika untuk angka di atas 1 juta mengambil dasar sistem Prancis. Namun, pada 1948, sistem Prancis diubah agar sesuai dengan sistem numerasi Jerman dan Inggris, seperti dikutip dari situs resmi Encyclopedia Britannica.

Adapun penggunaan kata kuadriliun pertama yaitu tercatat pada sekitar tahun 1690. Kata ini berasal dari Middle French. Adapun kata kuadriliun berakar dari kata 'quadri' dan 'illion' yang juga dipakai dalam kata 'million' atau 'juta'.

Nah, rencana Kemenhan membeli alutsista sebesar Rp 1,7 kuadriliun tertuang di Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024 (Alpalhankam).

Dalam rancangan perpres itu tertulis Menteri Pertahanan Prabowo Subianto adalah orang yang merancang kebutuhan Alpalhankam Kemenhan dan TNI.

Dalam rancangan perpres itu tertulis angka yang dibutuhkan untuk membeli alutsista adalah USD 124.995.000. Jika dikonversikan, biaya dalam mata uang dolar Amerika tersebut setara dengan sekitar Rp 1,7 kuadriliun.

Anggaran sebesar Rp 1,7 kuadriliun ini meliputi akuisisi Alpalhankam sebesar USD 79.099.625.314, pembayaran bunga tetap selama 5 Renstra sebesar USD 13.390.000.000, dan dana kontingensi serta pemeliharaan dan perawatan Alpalhankam sebesar USD 32.505.274.686.

Nah, sudah paham penghitungan angka besar satuan kuadriliun ya, detikers?

Simak Video "Pengamat Nilai Belanja Rp 1,7 Kuadriliun Alutsista Masuk Akal"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia