Selamat Hari Puisi Nasional! Ini Beberapa Puisi Terpopuler Legendaris di Indonesia

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 28 Apr 2021 18:25 WIB
Buku biografi Chairil Anwar
Foto: GagasMedia
Jakarta - Hari Puisi Nasional diperingati tiap tanggal 28 April sekaligus untuk mengenang wafatnya penyair legendaris Indonesia, Chairil Anwar.

Melansir dari laman Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Chairil Anwar telah membuat 70 puisi dan karena kontribusinya di bidang sastra inilah, beliau dinobatkan sebagai pelopor Angkatan 45.

Salah satu karya Chairil Anwar yang tentunya merupakan salah satu puisi terpopuler dan legendaris Indonesia adalah puisi berjudul "Aku".

Berikut beberapa puisi populer yang dibuat oleh penyair legendaris Indonesia:

Ini dia puisi berjudul "Aku" tersebut:

Aku

Kalau sampai waktuku

Ku mau tak seorang kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari Hingga hilang pedih perih

Dan akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi


Selain puisi "Aku" tersebut, ada beberapa puisi karya penyair legendaris lain dan tak kalah menarik untuk disimak di Hari Puisi Nasional ini. Beberapa di antaranya adalah:

1. "Sajak Widuri untuk Joki Tobing" milik Rendra

Sajak Widuri untuk Joki Tobing

Debu mengepul mengolah wajah-wajah tukang parkir.
Kemarahan mengendon di dalam. kalbu purba.
Orang-orang miskin menentang kemelaratan.
Wahai, loki Tobing, kuseru kamu,
Karena wajahmu muncul da1am mimpiku.
Wahai, loki Tobing, kuseru kamu,
karena terlibat aku di dalam napasmu.
Dari bis kota ke bis kota
Kamu memburuku.
Kita duduk bersandingan,
menyaksikan hid up yang kumal.
Dan perlahan tersirap darah kita,
melihat sek ..untum bunga telah mekar,
dari puingan masa yang telah mekar

2. "Hujan Bulan Juni" milik Sapardi Djoko Damono

Hulan Bulan Juni

Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
Diserap akar pohon bunga itu


3. "Solitude" karya Sutardji Calzoum Bachri

Solitude

yang paLing mawar
yang paling duri
yang paling saya
yang paling bumi
yang pallng pisau
yang paLing risau
yang paling nancap
yang paling dekap

samping yang paling
Kau!

4. "Malam Kebumen" karya Sitor Situmorang

Malam Kebumen

Siapa nanti yang akan cerita
bila juga pelita ini
padam, enggan menyala,
dan lagi untuk siapa?

Kisah malam bersendiri ini
tak mungkin lalu begitu saja
Goresan di hati gelap
tcrlalu mendalam untuk lenyap

Di udara masih ada suara
gema lepas
Tarikan napas terakhir
manusia kehabisan kata-kata


Itu dia beberapa puisi karya penyair legendaris Indonesia. Selamat Hari Puisi Nasional!





Simak Video "Penyair Polandia Adam Zagajewski Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia