Pengertian, Kaidah Kebahasaan, dan Struktur Teks Iklan yang Tepat

Faqihah M Itsnaini - detikEdu
Selasa, 27 Apr 2021 08:38 WIB
Sebuah iklan layanan masyarakat anti rokok menghiasi bus TransJakarta, Jakarta (6/7). Kampanye tersebut bertujuan membuka mata tentang bahaya merokok.
Pengertian, kaidah kebahasaan, dan struktur teks iklan yang tepat. Salah satu contoh iklan layanan masyarakat (Foto: Hasan Al Habshy )
Jakarta - Detikers pasti pernah melihat iklan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya iklan produk susu yang ada di papan reklame. Untuk menarik perhatian, iklan disusun sedemikian rupa. Bagaimana struktur teks iklan?

Iklan adalah berita pesanan untuk mendorong atau membujuk khalayak agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan. Teks iklan adalah salah satu media yang efektif untuk mempromosikan sesuatu dengan tujuan diketahui masyarakat umum.

Iklan dapat berbentuk visual, audio, maupun audiovisual dan disampaikan melalui media massa seperti televisi, radio, surat kabar, dan lain-lain. Jenis iklan juga sangat beragam, misalnya iklan layanan masyarakat, iklan niaga, iklan pendidikan, dan sebagainya.

Sebuah teks iklan harus dibuat semenarik mungkin, agar orang yang melihatnya menjadi tertarik. Sehingga, pada akhirnya penjual akan mendapat keuntungan dari produk yang diiklankan.

Iklan memiliki beberapa fungsi. Diantaranya untuk menginformasikan merek baru pada konsumen, mempengaruhi konsumen untuk menggunakan barang/jasa yang ditawarkan, dan memastikan merek produk tetap diingat oleh masyarakat.

Bagian-bagian Teks Iklan

Biasanya, suatu teks iklan memiliki beberapa bagian, yaitu:

  1. Judul iklan (headline)
  2. Visual atau ilustrasi, berupa gambar yang berkaitan dengan produk
  3. Badan iklan (body copy), berisi informasi detail mengenai produk
  4. Foto produk (product shot), berupa foto produk yang juga menampilkan merek
  5. Logo, slogan, atau nama perusahaan (baseline)

Struktur Teks Iklan


Agar lebih mudah menyusun kalimat dalam iklan, ketahui struktur teks iklan yaitu:

  1. Orientasi
    Bagian ini berisi judul, yang biasanya terletak di atas atau awal teks. Judul ini juga bisa berarti nama produk
  2. Tubuh Iklan
    Bagian ini adalah inti dari teks iklan. Berisi nama dan gambar dari produk barang atau jasa yang ditawarkan
  3. Justifikasi
    Justifikasi berisi mengenai deskripsi dari produk, meliputi keunggulan, spesifikasi, cara mendapatkan produk, lokasi penjualan, dan sebagainya. Intinya, untuk memberi informasi yang berkaitan dengan hal pokok mengenai produk sehingga dapat menarik konsumen.

Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Teks iklan memiliki kaidah kebahasaan khusus yang membedakannya dari teks yang lain. Diantaranya:

  • Ada kalimat persuasif, yang bertujuan membujuk dan meyakinkan pembaca untuk menerima gagasan. Tujuannya agar calon pembeli terpengaruh untuk menggunakan produk barang atau jasa.
  • Ada kalimat imperatif, yaitu pernyataan yang terdiri dari perintah, saran, atau instruksi. Tujuannya mengarahkan calon konsumen untuk membeli produk.
    Memakai subjek orang pertama, untuk menggantikan pihak atau pelaku pemasang iklan. Kata ganti ini mengacu kepada pembaca atau pengguna, misalnya "kami, saya, atau aku".
  • Mengandung daya tarik, artinya teks iklan memakai bahasa yang sederhana, mudah diingat, dan dipahami. Misalnya memakai slogan yang terdiri dari 4-5 kata simpel dan kreatif, agar menjadi ciri khas produk.
  • Ada kalimat informasi, artinya teks iklan memakai bahasa informatif dalam menyampaikan keunggulan produk dibandingkan produk yang lain.
  • Ada sajian non verbal, yaitu gambar yang unik dan menarik agar calon konsumen dapat mengingatnya. Semakin unik, tentu semakin membekas di ingatan pembeli.
  • Memuat fakta dan opini. Fakta adalah kebenaran nyata terkait produk, misalnya identitas produk, komposisi, kegunaan, dan lainnya. Sedangkan opini adalah pernyataan subjektif untuk menarik minat calon konsumen, yang harus didukung dengan fakta di dalam produk yang ditawarkan.

Nah, apakah detikers sudah bisa mengidentifikasi struktur teks iklan yang ada di lingkungan sekitar? (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia