3 Keunikan Laos, Negara di Asia Tenggara yang Tidak Memiliki Laut

Kiki Faqiha - detikEdu
Jumat, 23 Apr 2021 16:30 WIB
Taman Kota Luang Prabang
Foto: (Lena Ellitan/d'traveler)
Jakarta - Kawasan Asia Tenggara yang diapit Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, membuat wilayah ini banyak dikelilingi lautan. Namun, ada satu negara di Asia Tenggara yang tidak mempunyai laut, yaitu Laos.

Secara resmi, Laos dikenal dengan nama The Lao People's Democratic Republic (Lao PDR) atau Republik Demokratik Rakyat Laos. Laos berasal dari kata "Lan Xang" yang artinya kerajaan jutaan gajah.

Negara dengan ibukota Vientiane ini berdiri pada 2 Desember 1975, yang membuat Laos merayakan hari kemerdekaannya setiap tanggal 2 Desember.

Dengan bentuk pemerintahan Republik Komunis, negara anggota ASEAN ini menganut sistem partai tunggal yaitu Partai Revolusioner Rakyat Laos (PRRL). Laos dipimpin oleh presiden sebagai kepala negara, dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan.

Di antara negara anggota ASEAN, Laos memiliki jumlah penduduk terkecil kedua setelah Brunei, hanya 6,5 juta jiwa yang menempati wilayah seluas 236.800 km persegi. Pusat aktivitas penduduk negara ini ada di sekitar sungai Mekong.

Selain fakta-fakta tadi, ada juga beberapa keunikan dari negara Laos. Ada apa saja? Yuk simak penjelasannya!

1. Menjadi Satu-satunya Negara di Asia Tenggara yang Tidak Memiliki Laut

Negara di Asia Tenggara yang tidak mempunyai laut adalah Laos. Dikelilingi oleh daratan, wilayah Laos disebut sebagai "The Land Locked Country".

Secara geografis, Laos di sebelah barat berbatasan dengan Thailand dan Myanmar, sebelah utara berbatasan dengan Cina dan Vietnam, sebelah timur dengan Vietnam, dan di selatan ada negara Kamboja.

Tidak memiliki laut menjadi suatu kerugian bagi Laos karena tidak bisa terlibat perdagangan laut, penangkapan ikan, atau kegiatan impor dan ekspor internasional. Solusinya, pemerintah berupaya menjadikan Laos sebagai jembatan darat yang menawarkan rute transportasi darat paling fleksibel antar negara tetangga.

2. Memiliki Pasukan Angkatan Laut Meski Tidak Ada Lautan

Meski tidak ada laut, negara ini memiliki pasukan angkatan laut sejak tahun 1975 yang merupakan sisa dari angkatan laut Kerajaan Laos. Mengutip dari globalsecurity.org, angkatan laut ini bernama Lao People's Navy (LPN) atau Angkatan Laut Rakyat Laos.

Pada 1994, LPN memiliki jumlah personel sekitar 500 anggota dengan tugas menjaga keamanan sungai, merawat kapal, dan mengawasi pergerakan lawan dari tempat tertentu seperti di seberang sungai Mekong.

Namun saat ini, pasukan angkatan laut Laos hanya memiliki tidak lebih dari 50 unit kapal patroli sungai. Sampai tahun 2000-an, tidak ada perubahan signifikan pada LPN. Baik pasukan, peralatan, maupun inventaris kapal lainnya masih terbatas.

3. Termasuk Dalam 5 Negara Komunis Terakhir di Dunia

Laos, bersama dengan Republic Rakyat Cina (RRC), Vietnam, Kuba, dan Korea Utara adalah lima negara komunis yang masih bertahan di dunia.

Sejak Uni Soviet jatuh pada 1991, Laos masih menganut paham komunisme sambil berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan politik dunia yang cepat.

Laos mulai menerapkan komunisme di tahun 1975 usai revolusi yang didukung Vietnam dan Uni Soviet. Kemiskinan yang tinggi membuat negara ini mendorong liberalisasi ekonomi dengan mengizinkan hak kepemilikan pribadi di sejumlah sektor pada 1986.

Meski hingga kini, sekitar 77% populasi Laos masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Itulah beberapa keunikan Laos, negara di Asia Tenggara yang tidak mempunyai laut.

Walau begitu, jangan khawatir ya! Masih banyak hal menarik lainnya yang bisa detikers temukan jika berkunjung ke sini.



Simak Video "Minat Perempuan Indonesia untuk Berbisnis Tertinggi di Asia Tenggara"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia