Kapal Selam Indonesia: Jumlah, Daftar dan Spesifikasinya

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 22 Apr 2021 13:30 WIB
Kapal selam RI dikabarkan hilang kontak di perairan utara Bali. Kapal selam yang hilang itu adalah kapal selam TNI AL KRI Nanggala-402. Seperti apa potretnya?
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Jakarta - Indonesia memiliki beberapa kapal selam. Sebagai negara maritim, tentu saja jumlah kepemilikan kapal selam adalah hal yang sangat krusial bagi Indonesia.

Hilangnya KRI Nanggala-402 yang baru saja terjadi ini tentu saja menjadi catatan penting. Sebelumnya, Indonesia memiliki lima kapal selam, termasuk KRI Nanggala-402.

Dalam dekade terakhir, Indonesia juga memesan tiga kapal selam buatan Korea Selatan. Ketiganya adalah KRI Nagapasa-403, KRI Ardadedali-404, dan KRI Alugoro-405 yang ketiganya merupakan kelas Nagapasa (Improved Chang Bogo Class).

Sehingga lima kapal selam yang dimiliki oleh Indonesia adalah Nagapasa-403, KRI Ardadedali-404, dan KRI Alugoro-405, KRI Cakra-401, dan KRI Nanggala-402 yang kini masih dalam pencarian.

Kelima kapal selam yang dimiliki oleh Indonesia mempunyai cakupan penjagaan wilayah yang cukup berat. Mengingat sebetulnya, negara dengan wilayah perairan yang sangat luas perlu memiliki setidaknya lebih dari 10 kapal selam.

Di wilayah Asia, Indonesia memang masih kalah jauh dari negara-negara lain dan hanya selisih satu dari Vietnam yang mempunyai 6 buah.

Negara lain seperti Singapura, mempunyai 20 buah. Sedangkan yang terbanyak diduduki oleh Cina yang mempunyai 79 buah kapal selam.

Maka dari itu, tugas kapal selam yang dimiliki oleh negara ini dapat dibilang sangat berat karena satu kapal selam yang dimiliki oleh Indonesia, perlu menjaga 650.000 km2 perairan Indonesia.

Kapal selam secara fungsional juga mempunyai keunggulan yang tidak dimiliki oleh kapal yang berada di permukaan. Kapal selam lebih aman dari serangan musuh karena beroperasi di bawah permukaan.

Lalu bagaimana spesifikasi yang dimiliki oleh kelima kapal selam kepunyaan Indonesia ini?

1. KRI Nanggala-402

Untuk KRI Nanggala-402 yang ini dibuat oleh Jerman pada 1977. Kapal seberat 1,395 ton ini berkemampuan melakukan penjelajahan 21,5 knot.

Kecanggihan yang dimiliki KRI Nanggala-402 adalah 14 buah torpedo 21 inci/533 mm dalam 8 tabung.

Kapal tersebut juga berkemampuan untuk menyelam hingga kedalaman 250 meter di bawah permukaan laut selama 3 bulan.

2. KRI Alugoro-405

Keistimewaan KRI Alugoro-405 salah satunya adalah dibuat oleh anak negeri, yaitu PT PAL Indonesia dan bekerja sama dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) asal Korea Selatan.

Hampir mirip dengan KRI Nanggala-402, kapal ini mempunyai laju kecepatan 21 knot di bawah permukaan laut.

KRI Alugoro-405 mampu menyelam sedalam 310,8 di Perairan Utara Pulau Bali ketika diuji beberapa waktu lalu.

Kapal ini mampu menjelajah di bawah air selama 50 hari dan menampung sebanyak 40 kru.

3. KRI Ardadedali-404

Kapal selam Ardadedali-404 juga merupakan salah satu hasil kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan.

Kapal ini berbobot 1.400 ton dan berkecepatan 21 knot di bawah permukaan air, mirip seperti saudaranya, KRI Alugoro-405.

KRI Ardadedali-404 berkemampuan meluncurkan torpedo 533 mm. Tak hanya itu, kapal Ardedali-404 juga disebut mempunyai latest combat system, enhanced operating system, non-hull penetrating mast dan akomodasi yang nyaman.

4. KRI Nagapasa- 403

Kapal ini tiba di Indonesia sekitar empat tahun yang lalu, di Surabaya.

Kapal seberat 14.000 ton dan panjang 61,3 meter serta diameter 6,2 meter ini punya delapan peluncur torpedo yang mampu meluncur sampai 50 kilometer dan 50 knot.

Kecepatan KRI Nagapasa-403 maksimal adalah 21 knot dan mampu menjelajah hingga 18.000 kilometer.

Spesifikasi kapal selam Nagapasa-403 rupanya sejalan dengan biayanya yang fantastis. Dilansir dari CNN Indonesia, "Satu kapal ini kurang lebih empat setengah triliun," begitu ujar Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Ade Supandi.

5. KRI Cakra-401

Melansir dari CNBC, KRI Cakra-401 pada tahun lalu menjalani 'perawatan' atau yang biasa disebut dengan overhaul di PT PAL Indonesia yang berada di Surabaya.

Pada 2012 lalu, kapal selam Cakra-401 juga sempat mengalami insiden di Situbondo ketika digunakan sebagai latihan Search and Rescue (SAR).

Pada saat pelatihan tersebut, KRI Cakra-401 berhenti dan duduk di dasar laut, yang kemudian menyebabkan para awak kapal melalui conning tower.

Itulah semua kapal selam yang kini dimiliki oleh Indonesia. Masih jauh dari target yang diinginkan sejumlah 12 kapal, semoga negara ini segera mencapai target tersebut ya, detikers!



Simak Video "Pencarian Besar-besaran KRI Nanggala-402 yang Hilang Kontak di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia