Badan Usaha Milik Negara: Bentuk dan Peran BUMN di Indonesia

Kiki Faqiha - detikEdu
Rabu, 07 Apr 2021 17:16 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo (kanan) bersama Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabarrudin (kedua kanan), dan Direktur Niaga & Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril bersiap menandatangani Nota Kesepahaman disaksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (ketiga kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kiri), dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kiri) di Gedung BUMN, Jakarta, Rabu (31/3). Melalui penandatangan tersebut, Bank BTN mendukung gerakan 1 juta kompor induksi di proyek perumahan mitra pengembang BTN. Selain itu, BTN pun dapat memberikan fasilitas pembiayaan perumahan kepada seluruh anak usaha PLN.
Foto: dok. BUMN
Jakarta - Salah satu badan usaha milik pemerintah adalah Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Bagaimana bentuk dan peran BUMN dalam perekonomian Indonesia?

Apakah detikers tahu? Badan usaha yang sesuai dengan sistem demokrasi ekonomi atau sistem ekonomi kerakyatan negara Indonesia terdiri dari tiga bentuk badan usaha, yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Koperasi.

Topik yang kali ini dibahas adalah Badan Usaha Milik Negara.

BUMN merupakan badan usaha yang didirikan pemerintah dan seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki negara. Selain untuk melayani kepentingan umum, BUMN juga menjadi salah satu sumber pendapatan negara.

Dalam sistem perekonomian, peran BUMN adalah sebagai pelopor atau perintis dalam sektor usaha yang belum diminati swasta. Selain itu, BUMN juga menjadi penyeimbang kekuatan swasta, membantu pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), serta melakukan kegiatan produksi dan distribusi sumber daya yang terkait dengan hajat hidup banyak orang.

Bentuk BUMN

BUMN yang seluruh atau sebagian besar modalnya berasal dari pemerintah, terbagi menjadi tiga bentuk utama. Ketiganya yaitu Perusahaan jawatan atau Perjan, Perusahaan umum, dan Perseroan atau Persero.

Perusahaan Jawatan atau Perjan adalah BUMN yang seluruh modalnya dimiliki negara dengan tujuan pelayanan umum, tanpa tujuan mencari keuntungan. Contohnya RSUP dr. Karyadi dan RSCM di bidang kesehatan, serta TVRI dan RRI di bidang informasi.

Perusahaan umum atau Perum adalah BUMN yang modalnya dimiliki negara dan tidak terbagi atas saham, yang bertujuan memberi manfaat umum berupa barang serta jasa. Contohnya seperti Perum Peruri untuk percetakan uang, Perum Pegadaian untuk penggadaian barang dan jasa, BPJS Kesehatan sebagai penyedia layanan kesehatan, Perumnas di bidang perumahan, Perum Bulog sebagai penyedia beras nasional, dan lain-lain.

Terakhir, Persero adalah BUMN yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruhnya atau paling sedikit 51% saham dimiliki negara, dengan tujuan mengejar keuntungan. Contohnya yaitu PT KAI di bidang transportasi kereta api, PT Telkom di bidang telekomunikasi, PT PLN di bidang jasa listrik, PT Kimia Farma untuk obat-obatan, PT Pertamina untuk minyak dan gas, serta PT Garuda Indonesia untuk jasa perhubungan.

Peran BUMN

Lalu, apa saja peran BUMN dalam membangun perekonomian negara?
BUMN dapat mengelola dan menggunakan cabang produksi pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat demi tercapainya kesejahteraan rakyat
BUMN menjadi salah satu sumber pendapatan negara yang berasal dari pendapatan non pajak
BUMN dapat menyediakan lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi pengangguran
Pemerintah melalui BUMN dapat melayani masyarakat dengan lebih maksimal
BUMN dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Peran BUMN juga ditegaskan dalam Undang-Undang No. 19 Tahun 2003, yaitu:

Memberikan sumbangan bagi perekonomian nasional dan negara
Mengadakan pemupukan keuntungan dan pendapatan
Menyediakan kebutuhan umum, berupa barang dan jasa yang bermutu serta memadai bagi hajat hidup masyarakat
Menjadi perintis kegiatan usaha swasta dan koperasi
Mengadakan kegiatan usaha yang bersifat melengkapi swasta dan koperasi
Ikut aktif memberikan bimbingan kegiatan sektor swasta, khususnya pengusaha golongan ekonomi lemah
Ikut aktif menunjang pelaksanaan kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi serta pembangunan

Jangan lupa terus berpartisipasi mendukung peran BUMN dalam mengembangkan perekonomian, ya detikers!

Simak Video "Setneg Bantah Isu Jokowi Bikin Yayasan Untuk Kelola TMII"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia