Ragam Hias Figuratif di Indonesia dan Dunia

Tim detikcom - detikEdu
Jumat, 26 Mar 2021 18:45 WIB
Masker kini jadi aksesoris yang diburu warga guna cegah virus Corona. Masker beragam motif pun dijajakan, salah satunya masker motif batik khas pesisir Jakarta.
Ragam hias figuratif bisa ditemukan dalam desain batik (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Detikers sudah tahu apa yang disebut sebagai ragam hias figuratif? Jenis karya seni rupa ini merupakan salah satu klasifikasi motif ragam hias. Keberadaannya sendiri sudah ada selama puluhan ribu tahun tahun, tepatnya sejak zaman prasejarah.

Definisi Ragam Hias Figuratif

Akan tetapi, apa tepatnya yang dimaksud sebagai ragam hias figuratif, ya? Kalau menurut galeri seni terkemuka di Inggris, Tate, ragam hias figuratif alias figurative art menjelaskan segala bentuk seni modern yang mempertahankan referensi dengan dunia nyata yang kuat, terutama dengan bentuk manusia.

Akan tetapi, seperti yang sudah dijelaskan di awal, jenis ragam hias yang satu ini sebenarnya sudah ada sejak zaman prasejarah. Sybaris Collection, platform seni kontemporer ternama berbasis di Meksiko, menjelaskan bahwa ragam hias figuratif memang sudah dikenal sejak masa di mana manusia menggambar di dinding gua-gua prasejarah.

Hal ini kemudian dibuktikan lewat penemuan lukisan dinding di Indonesia, tepatnya di Sulawesi, yang menjadi lukisan dinding alias ragam hias figuratif tertua di dunia. Lukisan tersebut menunjukkan gambar babirusa sedang memakan buah, dengan perkiraan usia sekitar 35.400 tahun.

Sebagai upaya manusia prasejarah untuk menjelaskan dunia dan lingkungan sekitarnya, mereka kemudian menggunakan berbagai alat serta pewarna untuk menggambar bentuk manusia, hewan, tanaman, maupun benda buatan manusia di atas permukaan.

Tujuan dari upaya tersebut adalah untuk menciptakan ulang atau menggambarkan realita yang terjadi di sekitarnya. Oleh karena itu, basis dari ragam hias figuratif adalah karya seni yang realistis, meskipun tidak 100 persen sama seperti yang dilihat di dunia nyata. Yang penting, gambar yang dibuat harus dikenali sebagai gambar realistis.

Ragam Hias Figuratif di Indonesia

Seiring dengan perkembangan zaman, ragam hias figuratif tak hanya bisa ditemukan sebagai lukisan prasejarah di dinding gua. Media serta permukaan yang digunakan juga mengalami perubahan, seperti halnya yang terjadi di Indonesia.

Kamu bisa temukan begitu banyak contoh ragam hias figuratif di Tanah Air, Detikers. Selain lukisan prasejarah ragam hias figuratif tertua yang sudah diperkenalkan di atas, kamu juga bisa menemukan motif ragam hias yang satu ini di atas permukaan kain tenun, batik, songket, hingga pahatan dan ukiran.

Beberapa contoh ragam hias figuratif yang paling mudah kamu temukan di Indonesia adalah topeng dan wayang. Karena sekali lagi, jenis ragam hias yang satu ini menggunakan dunia nyata sebagai sumber inspirasi objeknya, yang kemudian digambarkan dengan cara yang serealistis mungkin sebagai bentuk karya seni.

Kalau kamu pernah menonton pertunjukan wayang, kamu juga bisa sadari kalau di sana kamu tak hanya bisa temukan berbagai karakter alias lakon wayang. Kamu juga bisa temukan gunungan wayang, yaitu wayang khusus dengan bentuk gambar gunung dan isinya, hingga berbagai karakter hewan yang sesuai dengan lakon atau cerita yang sedang dipentaskan.

Sementara itu, topeng dibuat dengan sengaja untuk menggambarkan ekspresi tertentu. Sebagai contoh, kamu bisa lihat dalam pertunjukan tari topeng di mana karakter yang berbeda mengenakan topeng yang berbeda pula.

Ada perbedaan jelas antara topeng karakter baik dengan karakter jahat, yang dibuat berdasarkan representasi seniman pembuat topeng dalam melihat ekspresi wajah manusia di dunia nyata.

Itulah rangkuman singkat mengenai ragam hias figuratif, baik di Indonesia maupun di dunia. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk memperkaya wawasanmu ya, Detikers! (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia