Apa Itu Majas? Ini 5 Jenis yang Sering Digunakan dan Contohnya

Anastasia Anjani - detikEdu
Kamis, 18 Feb 2021 11:57 WIB
Dampak ekonomi dari pandemi COVID-19 dirasakan sejumlah pihak. Salah satunya para pedagang buku bekas di kawasan Blok M yang alami penurunan penjualan.
Foto: Rengga Sancaya/Apa Itu Majas? Ini 5 Jenis yang Sering Digunakan dan Contohnya
Jakarta -

Majas atau biasa adalah gaya bahasa yang digunakan untuk membuat karya sastra semakin hidup. Biasanya majas ditemui dalam tulisan puisi maupun prosa.

Tujuan penulisan majas yakni untuk memperkaya pilihan kata dan bahasa dalam sebuah karya.

Berikut 5 jenis majas yang sering digunakan dalam karya sastra beserta contohnya. Dilansir dalam jurnal yang berjudul Majas (Majas Perbandingan, Majas Pertentangan, Majas Perulangan, Majas Pertautan) oleh Surianti Nafinuddin, ini penjelasannya:


1. Simile

Majas simile adalah majas perumpamaan. Kata yang biasa digunakan dalam majas ini adalah seperti, sebagai, ibarat, umpama, bak, laksana, dan serupa.

Simile berasal dari bahasa latin yang berarti seperti. Majas simile digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan dengan mengkomparasikannya pada suatu hal lainnya.

Contoh majas simile:

-Seperti air di daun talas.
-Wajahnya bagaikan bulan kesiangan.
-Umpama kucing dengan tikus.
-Laksana air dengan minyak.

2. Metafora

Metafora berasal dari bahasa Yunani yang berarti memindahkan. Majas metafora digunakan untuk membantu penulis menggambarkan hal-hal dengan jelas, dengan cara mengkomparasikan suatu hal dengan hal lainnya yang memiliki ciri-ciri dan sifat yang sama.

Majas metafora dan simile memiliki perbedaan yaitu majas metafora bersifat implisit. Sedangkan simile bersifat eksplisit.

Contoh majas metafora:

-Keberanian menjelma kata-kata.

-Dan perjuangan adalah pelaksana kata-kata (sebuah bait yang diambil dari puisi Rendra).

-Dewi malam telah keluar dari peraduannya (dewi malam = bulan).

3. Personifikasi

Majas personifikasi adalah majas yang melekatkan sifat-sifat makhluk hidup pada benda yang tidak bernyawa.

Personifikasi atau penginsanan adalah gaya bahasa yang mempersamakan benda-benda dengan manusia, punya sifat, kemampuan, pemikiran, perasaan, seperti yang dimiliki dan dialami oleh manusia.

Contoh majas personifikasi:

-Angin bercakap-cakap bersama daun-daun, bunga-bunga, kabut dan titik embun.

-Indonesia menangis, duka nestapa Aceh memeluk dengan erat sanubari bangsaku.

4. Hiperbola

Majas Hiperbola adalah majas yang digunakan untuk melebih-lebihkan sesuatu. Majas ini bertujuan untuk menekan, memperhebat, maupun memberikan kesan yang berlebihan.

Contoh majas hiperbola:

-Harga-harga sudah meroket.

-Ketika mendengar berita itu, mereka terkejut setengah mati.

-Saya ucapkan beribu-ribu terima kasih Bapak dan Ibu menghadiri undangan panitia.

5. Satire

Satire adalah majas yang berisi kritik sosial, satir dapat ditulis secara implisit maupun eksplisit.

Satir merupakan sebuah ungkapan yang menggambarkan sarkasme, ironi, parodi, untuk mengkritik atau mentertawakan suatu gagasan yang tidak masuk akal.

Contoh majas satire:

-Aku lalai di pagi hari
-Beta lengah di masa muda
-Kini hidup meracun
-Hati miskin ilmu, miskin harta (Bait II puisi Menyesal karya M. Ali Hasymi)

(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia