Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung baru saja Menandatangani Letter of Intent bersama New York University (NYU). Hal ini berkaitan dengan kerja sama di bidang pendidikan, olahraga, dan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut Pramono mengatakan ajakan ini merupakan bentuk realisasi dari pemanfaatan dana abadi beasiswa DKI Jakarta yang akan mulai digelontorkan mulai 2027.
"Sekarang Jakarta berkembang pesat karena Jakarta akan menjadi kota global. Tahun depan, Jakarta akan memiliki dana abadi untuk para sarjana sekitar 75 mahasiswa," kata Pramono dalam unggahan Instagramnya, dikutip pada Jumat (25/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lewat beasiswa tersebut, mahasiswa asal Jakarta bisa menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri. Salah satunya di New York University. Kerja sama ini disambut baik oleh pihak New York University.
"Selamat datang di New York City dan di NYU. NYU sudah memiliki 2.000 alumni dari Indonesia. Hari ini, kami sangat antusias untuk memperdalam kerja sama kita melalui beasiswa Anda bahwa kita memiliki banyak kepentingan bersama," kata Angie Kamath, Dean of New York University od Professional Studies.
Tentang Beasiswa LPDP DKI Jakarta
Pemerintah DKI Jakarta membuka beasiswa LPDP DKI Jakarta yang mulai dikucurkan kepada mahasiswa mulai 2027. Beasiswa ini akan mendanai pendidikan S2 dan S3 di universitas terbaik dunia.
Ketetapan tersebut telah disahkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan telah diteken Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 3 September lalu.
Dalam mengelola dan menyeleksi calon mahasiswa baru, Pemprov DKI Jakarta menggandeng LPDP untuk menghindari praktik titipan dan semacamnya.
Adapun syarat-syarat mendaftar beasiswa LPDP Jakarta antara lain:
Program Magister (S2)
- Memiliki nomor induk kependudukan sebagai penduduk Provinsi DKI Jakarta dan berdomisili di Provinsi DKI Jakarta;
- Telah dinyatakan lulus dari program diploma empat atau program sarjana (strata satu) dengan memiliki indeks prestasi kumulatif, dengan ketentuan paling rendah 3,00 (tiga koma nol nol) pada skala 4,00 (empat koma nol nol); dan
- Belum pernah menempuh pendidikan pada studi magister (strata dua) dan belum pernah menyelesaikan studi magister (strata dua).
Program Doktor (S3)
- Memiliki nomor induk kependudukan sebagai penduduk Provinsi DKI Jakarta dan berdomisili di Provinsi DKI Jakarta;
- Telah dinyatakan lulus dari program magister (strata dua) dengan memiliki indeks prestasi kumulatif, dengan ketentuan paling rendah 3,25 (tiga koma dua lima) pada skala 4,00 (empat koma nol nol);
- Belum pernah menempuh pendidikan studi doktor (strata tiga) dan belum pernah menyelesaikan studi doktor (strata tiga); dan
- Telah memiliki profesi atau pengalaman kerja yang sesuai dengan program studi yang akan diambil.
Masa Studi Beasiswa LPDP Jakarta
Penerima beasiswa LPDP Jakarta akan mendapatkan pendanaan selama:
- Program magister (S2) paling lama 4 semester
- Program doktor (S3) paling lama 10 semester.
