Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama memperpanjang pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) 2026. Semula pendaftaran ini ditutup pada 7 September, kini penutupan akan dilakukan pada 14 September 2026.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur mengatakan perpanjangan ini dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada mahasiswa baru.
"BeZakat bukan hanya tentang memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa, tetapi membangun ekosistem pemberdayaan melalui zakat," katanya dikutip dari laman Kemenag, Rabu (9/9/2026).
Ia menyebut dana zakat harus dimanfaatkan untuk program yang berdampak dalam jangka panjang, salah satunya beasiswa ini. Lewat pendidikan, penerima bisa membuka peluang masa depan lebih cerah.
BeZakat diperuntukkan mahasiswa baru jenjang S1 di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN). Beasiswa ini akan membiayai secara penuh dengan durasi maksimal 4 tahun.
Bagi yang belum sempat mendaftar, berikut informasi syarat dan ketentuan pendaftaran BeZakat 2026:
Syarat Pendaftaran BeZakat 2026
Ini syarat-syarat yang harus diperhatikan sebelum melakukan pendaftaran BeZakat 2026:
Muslim/muslimah
Warga Negara Indonesia (WNI)
Mengisi data diri lengkap & data diri orang tua/wali serta mengunggah dokumen pendukung lainnya pada aplikasi pendaftaran daring
Mengunggah pas foto diri pendaftar terbaru berukuran 3x4 dengan background merah pada aplikasi pendaftaran daring
Memiliki ijazah/surat tanda tamat belajar asli SMA/SMK/STM/MA/sederajat atau lulusan satuan pendidikan berbasis pesantren, muadalah, atau berbasis pendidikan Islam lainnya di bawah binaan Kemenag dan Kemendikdasmen
Memiliki scan/fotokopi buku rapor nilai semester 1-5 dengan rata-rata 80 pada SMA/SMK/STM/MA/sederajat atau lulusan satuan pendidikan berbasis pesantren, muadalah, atau berbasis pendidikan Islam lainnya di bawah binaan Kemenag dan Kemendikdasmen
Memiliki bukti telah lulus seleksi masuk perguruan tinggi terdaftar melalui jalur Letter Of Acceptance (LOA), dibuktikan dengan dokumen penerimaan atau tangkapan layar dan atau KRS yang menampilkan dengan jelas prodi yang dipilih
Melampirkan invoice/surat tagihan UKT resmi dari perguruan tinggi dan bukti pembayaran UKT semester 1 yang menampilkan dengan jelas nilai pembayaran, tujuan pembayaran, tanggal pembayaran, dalam 1 format pdf
Menandatangani surat pernyataan komitmen dan pakta integritas di atas materai Rp10.000 dan ditandatangani oleh pendaftar dan orang tua/wali yang memuat pernyataan antara lain:
- Setia kepada Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan UUD 1945
- Tidak pernah, sedang, atau akan mendukung atau terlibat dalam gerakan, organisasi, atau ideologi yang bertentangan dengan Pancasila
- Mendahulukan kepentingan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi
- Tidak menggunakan media sosial untuk menyampaikan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya (hoaks)
- Tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum dan norma sosial
- Tidak merokok dan/atau menggunakan rokok elektronik (vape)
- Berkomitmen melaksanakan sholat 5 waktu
- Tidak terlibat tindak pidana
- Tidak terlibat penyalahgunaan narkoba
- Tidak sedang mengajukan beasiswa pada instansi lain
- Tidak akan menerima double funding (pendanaan ganda)
- Tidak pernah menyelesaikan studi pada jenjang yang sama (S1)
- Mengikuti pendidikan secara penuh waktu dan bersedia tidak bekerja selama studi
- Bersedia mengikuti pembinaan
- Tidak mendaftar sebagai ASN (CPNS/PPPK) selama menjadi penerima beasiswa
- Bersedia menunda menikah selama menempuh studi
- Berkomitmen untuk tidak berpacaran selama menjalani masa studi
- Bersedia tidak pindah prodi atau perguruan tinggi
- Bersedia berkontribusi setelah selesai studi
- Memberikan data yang benar dan akurat
- Memahami seluruh ketentuan Beasiswa Zakat
Memiliki surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan/tokoh agama/organisasi masyarakat/PTN/PTKIN/BAZNAS/LAZ
Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
Memiliki slip gaji Orang Tua/Wali atau surat keterangan penghasilan yang menunjukkan kategori asnaf fakir miskin
Memiliki kartu Indonesia Pintar (KIP) sekolah jika ada (opsional)
Melampirkan bukti tangkapan layar cek desil dari website https://cekbansos.kemensos.go.id
Melampirkan dokumen PDF berisi foto rumah (tampak depan, samping, ruang keluarga, dapur, belakang, kamar mandi) dan bukti pembayaran listrik 3 bulan terakhir Melampirkan surat keterangan Yatim (bagi pendaftar yatim)
Memiliki bukti prestasi akademik maupun non-akademik (khususnya dakwah/keagamaan)
Menulis Personal Statement (esai maksimal 1500 kata) dengan tema "Perjalanan Hidupku dan Mimpiku untuk Memberi Manfaat"
Menulis Esai Proyek Perubahan (maksimal 1500 kata)
Beasiswa hanya untuk kelas reguler (tidak untuk kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, atau internasional).
Simak Video "Video K-Talk: Kuliah di Korea Gak Cuma Pakai GKS atau LPDP, Caranya?"
(cyu/twu)