Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menawarkan Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI). Skema beasiswa ini bersifat kemitraan pendanaan (co-funding) bersama perguruan tinggi mitra.
Beasiswa ini diberikan kepada kepada dosen pada perguruan tinggi mitra di bawah koordinasi Kemdiktisaintek untuk melanjutkan studi pada program doktor di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.
Sasaran program BPDDI Kemitraan yakni dosen pada perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek baik di PTN maupun PTS, untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor (S3) dan memiliki dukungan dari perguruan tinggi/instansi asal pada pembiayaan bersama/co-funding.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa saja dana yang diperoleh awardee beasiswa BPDDI 2026? Mengutip booklet sosialisasi beasiswa BPDDI, berikut informasi selengkapnya:
Komponen Dana Beasiswa BPDDI 2026
Awardee beasiswa BPDDI 2026 akan mendapatkan komponen dana-dana berikut:
- Dana hidup bulanan
- Dana transportasi kedatangan dan kepulangan (1 kali selama masa studi)
- Dana kedatangan (settlement allowance)
- Dana insentif publikasi.
Sementara dana-dana berikut akan ditanggung oleh perguruan tinggi mitra:
- Dana SPP (tuition fee)
- Dana pendaftaran
- Dana penelitian/disertasi
- Dana asuransi kesehatan (untuk skema joint/dual degree)
- Visa (untuk skema joint/dual degree).
Syarat Penerima Beasiswa BPDDI 2026
Kandidat harus memenuhi persyaratan-persyaratan berikut ini:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Dosen tetap/tidak tetap di bawah koordinasi Kemdiktisaintek yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti)
- Khusus untuk dosen tidak tetap, perguruan tinggi diharuskan membuat surat perjanjian bahwa dosen tersebut akan bekerja sebagai dosen dengan minimal waktu sesuai dengan ikatan dinas
- Berusia maksimal 57 tahun per 31 Desember 2026 bagi yang melaksanakan jabatan fungsional dosen
- Berusia maksimal 53 tahun bagi yg meninggalkan jabatan fungsional dosen
- Tidak sedang melaksanakan pendidikan pada satuan pendidikan lain
- Tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang program pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan/tamat
- Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain yang akan mengakibatkan pendanaan ganda (double funding) pada komponen pendanaan yang sama terhadap BPDDI
- Diterima pada perguruan tinggi di dalam negeri yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Diterima Tanpa Syarat di Perguruan Tinggi atau Unconditional Letter of Acceptance (LoA) pada semester Gasal 2026/2027.
Cara Ajukan Beasiswa BPDDI 2026
Pengajuan beasiswa BPDDI 2026 bisa dikirimkan via email ppapt-bpi@kemdiktisaintek.go.id dengan subject "Pengajuan Proposal BPDDI Kemitraan Pendanaan 2026_Nama PT".
PPAPT kemudian akan menyeleksi administrasi dan mengundang perguruan tinggi mitra yang lolos tahap review. Lalu, PPAPT menetapkan perguruan tinggi yang lolos dan memberikan beasiswa ini.
Jadwal Seleksi Beasiswa BPDDI 2026
- Penawaran program: 23 Juli 2026
- Sosialisasi dan penyamaan persepsi: 24 Juli 2026
- Penyusunan dan pengiriman proposal: 24-31 Juli 2026
- Review administrasi proposal: 1-6 Agustus 2026
- Seleksi substansi proposal: 10-11 Agustus 2026
- Penetapan: 14 Agustus 2026.
Demikian informasi beasiswa BPDDI 2026 untuk dosen. Siap lanjut S3 dengan beasiswa ini?










































