Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah menggodok beasiswa parsial KIP Kuliah. Kebijakan ini dalam rangka merespons keluhan mahasiswa yang termasuk dalam desil 5, tetapi tidak termasuk dalam kriteria penerima KIP Kuliah.
"Memang ini memang pada akhirnya kepada kriteria dan juga batasan dari anggaran yang ada begitu. Jadi sesuai dengan berdasarkan Permendiktisaintek, kriteria penerimaan itu dari kategori sangat miskin sampai dengan rentan miskin atau kalau kita ekuivalensikan itu sampai desil 1 sampai 4. Nah, bagaimana dengan desil 5 yang memang saat ini mereka sudah lolos SNPMB begitu ya," kata Plt Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof Dr Eng Ir Sandro Mihradi.
"Kami saat ini sedang menyiapkan skema untuk beasiswa parsial. Beasiswa parsial itu adalah bantuan biaya pendidikan yang akan mereka terima. Jadi, harapannya dengan ini bisa membantu mereka dalam perkuliahan," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja (RDP Panja) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru bersama Komisi X DPR RI yang disiarkan melalui YouTube TVR Parlemen, dikutip Jumat (5/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desil 5 Termasuk Golongan Mana?
Sebagai informasi, kriteria penerima KIP Kuliah adalah mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Mereka tergolong dalam kelompok sangat miskin (desil 1) sampai rentan miskin (desil 4) dengan bukti verifikasi dan validasi perguruan tinggi.
Berikut klasifikasi desil 1 hingga 4 serta status prioritas bantuannya:
- Desil 1: Sangat miskin (prioritas bantuan sosial utama 100%)
- Desil 2: Miskin (prioritas bantuan sosial tinggi)
- Desil 3: Hampir miskin (prioritas bantuan sosial menengah)
- Desil 4: Rentan miskin (prioritas bantuan sosial terbatas.
Sementara, kelompok desil 5 memiliki definisi pas-pasan. Kelompok ini masih bisa menerima bantuan, tetapi terbatas.
(nah/twu)











































