Pembekalan Awardee LPDP Libatkan TNI-Ada Pembatasan Gawai, LPDP Beri Penjelasan

ADVERTISEMENT

Pembekalan Awardee LPDP Libatkan TNI-Ada Pembatasan Gawai, LPDP Beri Penjelasan

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 04 Mei 2026 13:30 WIB
Logo LPDP
Logo LPDP. Foto: Dok. Laman Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Jakarta -

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI memberikan penjelasan soal keterlibatan TNI dalam pembekalan awardee (penerima) beasiswa LPDP. Belakangan kabar ini cukup santer terdengar di media sosial.

Terdapat salah satu rangkaian kegiatan bagi penerima beasiswa LPDP yang sejak dahulu disebut sebagai Persiapan Keberangkatan (PK). Pembekalan tahun ini dilaksanakan di kompleks Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma.

"Kegiatan PK ini telah dilaksanakan sejak awal program beasiswa LPDP digulirkan dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerima beasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik," kata Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, Lukmanul Hakim, dihubungi detikEdu pada Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

LPDP mengatakan ini bukan pertama kalinya pembekalan awardee LPDP dilakukan dengan kerja sama dari TNI. Lukmanul menyampaikan pihak LPDP akan melakukan evaluasi setelah pelaksanaan PK di Lanud Halim Perdanakusuma.

"Setiap pelaksanaan Persiapan Keberangkatan (PK) selalu dievaluasi secara menyeluruh sebagai dasar perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan PK pada angkatan berikutnya, sehingga kualitas pembekalan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan," terang Lukmanul.

ADVERTISEMENT

Evaluasi tersebut akan mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, materi, metode kegiatan, dan masukan dari penerima beasiswa. Evaluasi ini menurutnya akan jadi dasar penyempurnaan desain dan penyelenggaraan PK berikutnya agar semakin adaptif dengan kebutuhan penerima LPDP.

Materi Pembekalan dan Pembatasan Alat Komunikasi

Lukmanul memaparkan PK bertujuan membekali awardee dengan penguatan karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, juga kesiapan mental dan sosial. Ia menyebut, diharapkan awardee bisa menempuh studi secara optimal dan bertanggung jawab sebagai penerima beasiswa negara.

Lukmanul menuturkan, PK dilakukan secara kombinasi dengan pemberian materi oleh narasumber dan kegiatan di luar ruangan.

"Materi disampaikan oleh narasumber sesuai kompetensi yang dibutuhkan dalam pembekalan, sedangkan kegiatan outdoor dirancang untuk melatih kedisiplinan, kerja sama, ketangguhan, komunikasi, serta kemampuan adaptasi yang relevan dengan tantangan studi dan kehidupan akademik," urai Lukmanul.

Lukmanul menyebut di setiap pelaksanaan PK, LPDP menetapkan tata tertib yang wajib dipatuhi semua peserta, tak terkecuali pengaturan dan pembatasan penggunaan alat komunikasi. Ia mengatakan aturan ini dimaksudkan untuk menjaga fokus peserta selama PK, mendorong interaksi dan partisipasi aktif dalam berbagai aktivitas, dan mendukung suasana belajar kondusif dan efektif.




(nah/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads