Bersiap! Beasiswa SDM Sawit 2026 Segara Dibuka buat Pekerja Kebun Sawit-ASN

Bersiap! Beasiswa SDM Sawit 2026 Segara Dibuka buat Pekerja Kebun Sawit-ASN

Cicin Yulianti - detikEdu
Senin, 02 Mar 2026 17:00 WIB
ilustrasi beasiswa
Ilustrasi beasiswa. Foto: Ilustrasi: Jelita Nurisia Fajrina
Jakarta -

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPBD) Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Perkebunan akan segera membuka Beasiswa SDM Sawit 2026. Beasiswa ini biasa dibuka setiap tahunnya.

"Coming soon, Beasiswa SDM Sawit 2026 bagi pekebun, keluarga pekebun, karyawan/pekerja, keluarga karyawan/pekerja, pengurus kelembagaan pekebun, pengurus asosiasi pekebun sawit, Apatatur Sipil Negara (ASN) dan penyuluh," tulis unggahan @ditjenperkebunan, dikutip Senin (2/3/2026).

Beasiswa SDM Sawit merupakan beasiswa yang diperuntukkan memperkuat sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit. Beasiswa ini akan memberikan pembiayaan penuh untuk program D1, D2, D3, D4 hingga S1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, informasi detail mengenai syarat dan ketentuan lengkap belum dibagikan oleh BPBD Ditjen Perkebunan. Namun, informasi seleksi tahun 2025 ini bisa dijadikan acuan untuk mempersiapkan pendaftaran tahun ini.

ADVERTISEMENT

Kategori Penerima Beasiswa SDM Sawit

Masyarakat yang bisa menerima Beasiswa SDM Sawit antara lain:

1. Pekebun dan keluarga pekebun
2. Karyawan atau pekerja pada usaha perkebunan kelapa sawit
3. Keluarga karyawan atau pekerja pada usaha perkebunan kelapa sawit
4. Pengurus kelembagaan pekebun kelapa sawit
5. Pengurus asosiasi pekebun kelapa sawit
6. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di bidang perkelapasawitan.

Syarat Penerima Beasiswa SDM Sawit

Masih sama berdasarkan syarat tahun lalu, ini kriteria yang harus dipenuhi calon penerima Beasiswa SDM Sawit:

Syarat Umum

  • Usia maksimal 23 tahun
  • Pas foto 4x6 latar biru, berpakaian rapi dan formal
  • KTP atau surat keterangan domisili
  • Kartu keluarga (KK)
  • Akta kelahiran atau surat keterangan lahir
  • Surat keterangan sehat (ditandatangani dokter)
  • Surat keterangan tes buta warna (ditandatangani dokter)
  • Ijazah/SKL dan rapor semester I-V dengan nilai rata-rata β‰₯ 7 (khusus Papua, Nusa Tenggara, daerah 3T & perbatasan rata-rata β‰₯ 6)
  • Ijazah dan transkrip nilai IPK β‰₯ 2,75 (khusus Papua, Nusa Tenggara, daerah 3T & perbatasan IPK β‰₯ 2,50)
  • Izin orang tua/wali (belum menikah) atau suami/istri (menikah)
  • Tidak sedang menempuh perkuliahan
  • Bersedia bekerja/mengelola kelembagaan pekebun/industri sawit/penyuluh setelah lulus
  • Bersedia tidak mendaftar periode berikutnya jika mengundurkan diri setelah diterima
  • Surat keterangan tidak mampu dari kepala desa (bagi yang kurang mampu secara ekonomi).

Syarat Khusus

1. Pekebun/Keluarga Pekebun Sawit

  • Sertifikat hak milik atau dokumen legalitas lain (SKT, sporadik, girik/letter C, AJB, STD-B, dll.)
  • Surat pernyataan (bermaterai) sebagai pekebun dan memiliki kebun kelapa sawit.

2. Karyawan/Pekerja pada Usaha Perkebunan Sawit

  • Surat keterangan bekerja dari pemilik usaha dan diketahui oleh kepala desa setempat.

3. Keluarga Karyawan/Pekerja pada Usaha Perkebunan Sawit

  • Surat keterangan bekerja dari pemilik usaha/pemberi kerja yang menyatakan keluarga dari pelamar adalah karyawan tetap
  • Surat keterangan bekerja dari pemilik usaha dan diketahui oleh kepala desa yang menyatakan keluarga pelamar bersangkutan telah bekerja minimal selama dua tahun.

4. Pengurus Kelembagaan Pekebun Sawit

  • Surat penetapan legalitas pengurus kelembagaan pekebun kelapa sawit minimal selama dua tahun.

5. Pengurus Asosiasi Pekebun Sawit

  • Surat keputusan legalitas pengurus asosiasi pekebun kelapa sawit minimal selama dua tahun.

6. ASN di Bidang Kelapa Sawit

  • Surat keputusan pengangkatan sebagai ASN
  • Surat penugasan di unit kerja yang membidangi perkebunan kelapa sawit
  • Keputusan tugas belajar dari pejabat pembinaan kepegawaian unit asal.

Untuk informasi jadwal dan syarat terbaru, calon pelamar dapat memantau secara berkala website https://beasiswasdmsawit.id/ dan media sosial Kementerian Perkebunan ya.




(cyu/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads