Jumlah alumni LPDP diperkirakan meningkat pada 2 sampai tahun ke depan. Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso menyebut, diperkirakan jumlah alumni LPDP pada 2-3 tahun ke depan mencapai sekitar 70 ribu orang.
"Jadi LPDP secara real dalam kurun 14 tahun terakhir, kami bisa sampaikan di tahun 2019 alumni kita itu baru 11 ribu, di tahun 2025 meningkat jadi 34 ribu, tiga kali lipatnya dalam waktu 5 tahun," kata Dwi Larso melalui Career Monitoring Alumni LPDP Program Beasiswa Prasejahtera yang digelar daring melalui YouTube LPDP RI pada Rabu (25/2/2026).
"Dan sekarang yang sedang studi minimal ada 38 ribu. Saya belum menghitung yang Kemenag maupun Kemdiktisaintek. Artinya dalam dua (sampai) tiga tahun ke depan, jumlah alumni kita akan duplikat, akan dua kali lipat lagi. Akan ada sekitar 70 ribu," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lulusan S2-S3 Masih Ketinggalan dari Malaysia hingga Thailand
Dwi Larso mengatakan, Indonesia tengah mengejar ketertinggalan dengan negara-negara lain yang semestinya setara seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Ia menyebut pihaknya 'gas pol rem blong'.
"Tentunya ini adalah niat kita untuk mengejar ketertinggalan dengan gaspol rem blong," ucapnya.
Ia menyebut dari sisi SDM lulusan S2 dan S3 per jumlah penduduk, Indonesia tertinggal seperlimanya dari negara-negara tersebut. Namun, ia juga menegaskan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya seperti 2013, 2016, atau 2017, seleksi LPDP saat ini jauh lebih baik.
Sampai 30 November 2025 sendiri, secara akumulatif LPDP sudah memberikan beasiswa untuk 58.360 orang sejak 2013. Berdasarkan catatn dalam Kilas Kinerja 2025, dari jumlah tersebut terdapat 31.572 orang yang menjadi alumni dan 19.686 orang yang sedang menempuh perkuliahan, sedangkan sisanya masih persiapan studi.
"Kita kejar terus, kita maksimalkan seluruh dana capaian kita, serapan untuk dana abadi pendidikan yang terkait dengan beasiswa selalu 100% atau lebih, tentunya dalam mengejar ketertinggalan," ujar Dwi Larso.
(nah/faz)











































