Peringatan Keras Purbaya Bagi Awardee LPDP yang Hina Negara

Detik Pagi

Peringatan Keras Purbaya Bagi Awardee LPDP yang Hina Negara

Arvi Ristiani Pratami - detikEdu
Selasa, 24 Feb 2026 07:58 WIB
Detik Pagi | Peringatan Keras Purbaya Bagi Awardee LPDP yang Hina Negara
Foto: Maulana Irsyad
Jakarta -

Berawal dari unggahannya di Instagram, DS terancam di-blacklist. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa karena DS dianggap menghina negara. Purbaya akan menutup pintu karir di Indonesia bagi alumni LPDP tersebut.

"Nanti saya akan blacklist dia. Di seluruh (instansi) pemerintahan tidak akan bisa masuk. Nanti kita lihat blacklist-nya seperti apa. Jadi, jangan menghina negara sendiri," ujar Purbaya saat konferensi pers APBN KiTA di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).

Tak cuma itu, penerima LPDP yang berani menghina negara juga diminta mengembalikan biaya beasiswa beserta bunganya. Purbaya mengingatkan bahwa anggaran LPDP berasal dari dana pajak dan pembiayaan utang yang disisihkan. Karenanya, Purbaya berharap kejadian ini jadi pembelajaran bagi penerima LPDP untuk lebih menjaga etika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, dengan treatment yang fair saya harapkan ke depan teman-teman yang dapat pinjaman LPDP. Ya kalau ga seneng ya nggak seneng, tapi jangan menghina negara lah. Jangan begitu," terang Purbaya.

Ancaman Purbaya ini buntut dari DS yang membuat konten di Instagramnya dan mengucapkan "Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan". Ucapannya menjadi kontroversial ditambah suaminya yang berinisial AP juga penerima LPDP yang belum berkontribusi untuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

Padahal, semua awardee LPDP wajib mengabdi di Indonesia selama 2 kali masa studi + 1 tahun.

Purbaya pun menyampaikan bahwa suami DS yang belum sempat pulang ke Indonesia sudah setuju untuk mengembalikan dana beasiswa. Bahkan, AP akan mengembalikan seluruh dana beserta bunganya.

"Jadi, bos LPDP sudah bicara dengan suami terkait dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP, termasuk bunganya," katanya.

Diketahui sebelumnya, DS mengunggah video berisi pernyataan yang mengaku bangga karena anaknya memiliki paspor Inggris.

"I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ujarnya.

Video tersebut membuat warganet geram. Banyak yang menilai bahwa DS tidak tahu terima kasih kepada negara. Semakin banyak komentar yang menyerbu, DS pun menghapus unggahannya.

Sayangnya, jejak digital tidak bisa dihapus. Kini DS dan suaminya hanya bisa menerima nasib. Simak ulasan lengkapnya hanya detikPagi edisi Selasa (24/2/2026).

Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi"

(vrs/vrs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads