DS, awardee beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menimbulkan polemik setelah mengunggah video Instagram Reels tentang anaknya yang mendapat paspor Inggris. Masalah tak berhenti di situ. Suami DS, AP, ternyata juga awardee LPDP yang ternyata belum menyelesaikan kewajiban kontribusi usai menamatkan studi.
Isu ini dimunculkan pengguna Threads, @_a****_ , pada Rabu (18/2/2026) lalu.
"Kita mulai dari sini... bukan saya yang nulis ya, ini suami anda sendiri yang menulis di thesisnya bahwa ia adalah penerima LPDP, disertasi ini publicly open dan bisa diunduh di repository Uni Utretch, web kampus S2 dan S3 suami mba," tulis @_a****_.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikEdu mengklik utas tersebut dan tersambung ke Utrech University Repository dan dowload ke thesis PhD AP berjudul 'Morphodynamics of channel networks in tide-influenced deltas' yang terbit tahun 2022.
Dalam bagian Acknowledgement, AP memang menuliskan:
I thank Indonesia Endowment Fund for Education (LPDP) for financial supports for my MSc and PhD. Since my PhD project is the extension of my master thesis project, without LPDP financial support for my MSc this PhD project has never existed. At first, I achieved LPDP scholarship for my master. After graduation, I achieved"beasiswa lanjutan"programme from LPDP to pursue my PhD where I extended my master thesis project into PhD research project.
Artinya, AP memang mengakui kontribusi beasiswa LPDP untuk studi master hingga doktoral.
Informasi AP, suami DS memperoleh beasiswa S2-S2 ini telah dikonfirmasi benar oleh LPDP. Namun, LPDP mengungkapkan AP belum genap menjalankan kontribusinya ke negara setelah studi.
"Terkait suami Saudari DS, Saudara AP, yang juga menjadi perhatian publik dan merupakan alumnus LPDP, yang bersangkutan diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi," jelas LPDP yang mengeluarkan pernyataan di akun Threads resminya @lpdp_ri pada Jumat (20/2/2026) pukul 22.45 WIB, ditulis detikEdu, Sabtu (21/2/2026).
LPDP saat ini melakukan pendalaman internal terkait dugaan tersebut.
"LPDP akan melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi," tegas LPDP.
LPDP berkomitmen untuk menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan bertanggung jawab kepada seluruh awardee dan alumni, serta terus menjaga integritas institusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia.
Video yang menimbulkan polemik itu, yang menunjukkan paspor Inggris anak bersampul hitam, sudah diturunkan oleh DS. DS pun telah meminta maaf dalam akun IG-nya.
(nwk/pal)











































