Ingin Lolos Beasiswa LPDP 2026? Cek Tips dari Kelurahan LPDP Unair!

Ingin Lolos Beasiswa LPDP 2026? Cek Tips dari Kelurahan LPDP Unair!

Siti Nur Salsabilah - detikEdu
Jumat, 20 Feb 2026 14:05 WIB
Happy smiling graduated student, young beautiful Asian woman holding square academic hat cap and certificate, standing with arms crossed at city with skyscraper building background, celebrating successful education on commencement graduation day when
Pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 1 2026 dibuka hingga 23 Februari. Temukan tips lolos seleksi per tahap dari awardee LPDP di Unair. Foto: Getty Images/iStockphoto/Stella_E
Jakarta -

Pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 1 2026 sedang dibuka sampai 23 Februari mendatang. Pendaftar yang lolos seleksi administrasi pada 13 Maret mendatang akan menjalani sejumlah tes.

Jelang tutup pendaftaran dan masa tes beasiswa LPDP, sejumlah awardee dari Kelurahan LPDP Universitas Airlangga (Unair) memberikan tips lolos seleksi. Apa saja?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tips Lolos Beasiswa LPDP 2026

Strategi Lolos Seleksi Administrasi

Mahasiswa Magister Psikologi Unair Pene I Gusti Ayu Agung Istri Risna Prajna Devi SPsi menekankan, pada tahap melengkapi syarat adminsitrasi, penting untuk berefleksi diri terkait alasan apa saja yang mendorong peserta untuk mendaftar. Ia menambahkan, setiap pendaftar harus tahu betul apa tujuannya memperoleh beasiswa ini.

"Ketika kita masuk tahap administrasi, kita bukan sekadar mengunggah dokumen, tetapi juga menunjukkan keseriusan dan ketelitian kita saat mendaftar," jelas Risna pada webinar Sosialisasi dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa LPDP Batch 1 2026 oleh Kelurahan LPDP Unair, dikutip dari laman kampus, Jumat (20/1/2026).

ADVERTISEMENT

Risna menyebutkan, ada sejumlah aspek penting yang perlu di perhatikan dalam tahap administrasi, di antaranya:

  • Kelengkapan dokumen sesuai panduan terbaru,
  • Konsistensi identitas yang tertera di seluruh dokumen
  • Kejelasan hasil pemindaian, pastikan tidak terpotong atau buram
  • Keabsahan dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan, sebuah kesalahan kecil yang terlihat sepele seperti nama yang berbeda-beda di setiap dokumen dapat berakibat fatal. Sebelum mendaftar, pastikan betul-betul jika semua dokumen sudah tepat sehingga mudah untuk diverifikasi.

Strategi Lolos Tes Bakat Skolastik (TBS)

Lulusan S2 Keperawatan Unair Asroful Hulam Zamroni menjelaskan, TBS adalah alat ukur kemampuan analitis dan berpikir kritis. Tahapan ini khususnya penting bagi peserta yang tidak melampirkan Letter of Acceptance (LoA).

"Tes berlangsung selama 135 menit, terdiri atas 90 menit TBS dan 45 menit tes kepribadian. Persiapkan diri teman-teman sedini mungkin. Rutin berlatih dan ikut try out agar terbiasa dengan pola-pola soal," tutur awardee LPDP 2024 ini.

Selain itu, ia juga memberi tips bagi para peserta agar fokus memetakan kemampuan diri, karena tidak semua materi harus dikuasai secara penuh. Pesannya, tentukan beberapa materi sebagai titik tumpu atau andalan untuk meningkatkan nilai keseluruhan.

Asroful juga menyampaikan pentingnya menjaga fokus dan tetap rileks saat mengerjakan soal-soal yang ada. Ia juga mengingatkan agar peserta tes memohon doa restu dari kedua orang tua.

Tips Lolos Seleksi Substansi Beasiswa LPDP

Mahasiswa S2 Psikologi Unair Gilang Setiawan menyarankan, pada tahap seleksi substansi atau wawancara, pastikan untuk berorientasi pada dampak (impact driven) yang terukur.

"Panelis tidak hanya bertanya apakah kita layak kuliah, tetapi apakah Indonesia layak berinvestasi kepada kita," ujarnya.

Gilang menyampaikan, setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan peserta pada tahap ini, yaitu:

  • Menyiapkan narasi hidup yang utuh
  • Roadmap kontribusi yang realistis
  • Jawaban berbasis data dan isu nasional.

Ketua Kelurahan LPDP Universitas Airlangga (Unair) Nisa Afifah mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan sebagai dorongan semangat untuk calon pendaftar agar berani melangkah dan terus tumbuh.

"Kita sedang menyalakan satu hal penting, yaitu keberanian untuk melangkah. LPDP bukan tentang siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang bertumbuh dan kembali memberi dampak," ujar Nisa.




(sls/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads