Daftar Prodi Beasiswa Patriot 2026, Kuota 1.100 Mahasiswa S2

ADVERTISEMENT

Daftar Prodi Beasiswa Patriot 2026, Kuota 1.100 Mahasiswa S2

Trisna Wulandari - detikEdu
Jumat, 30 Jan 2026 16:30 WIB
Daftar Prodi Beasiswa Patriot 2026, Kuota 1.100 Mahasiswa S2
Ilustrasi beasiswa. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tero Vesalainen
Jakarta -

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) akan membuka pendaftaran Beasiswa Patriot 2026. Jelang peluncurannya, Kementrans mengumumkan daftar prodi Beasiswa Patriot dengan total kuota 1.100 mahasiswa S2.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Bondan Djati Utami mengatakan Beasiswa Patriot 2026 merupakan bagian dari skema besar Transmigrasi Patriot 2026. Program tersebut mengintegrasikan pendidikan, riset aplikatif, dan pengabdian masyarakat.

Bondan menambahkan, Tansmigrasi Patriot bertujuan untuk memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi berbasis ekonomi berkelanjutan. Beasiswa Patriot dalam hal ini dirancang menjadi instrumen strategis pembangunan kawasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beasiswa Patriot tidak hanya kami posisikan sebagai program pendidikan, tetapi sebagai investasi sumber daya manusia untuk kawasan transmigrasi. Para awardee kami siapkan agar mampu hadir langsung di lapangan, memahami persoalan masyarakat dilapangan, dan menghasilkan solusi berbasis keilmuan yang aplikatif dan berkelanjutan," ujar Bondan, dikutip dari laman Kementrans.

ADVERTISEMENT

Daftar Prodi Beasiswa Patriot 2026

Para mahasiswa penerima Beasiswa Patriot 2026 akan menempuh pendidikan di Kampus Patriot yang berlokasi tiga tempat, yaitu:

1. Kawasan Transmigrasi Barelang, Batam, Kepulauan Riau
2. Kawasan Transmigrasi Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat
3. Kawasan Transmigrasi Salor, Merauke, Papua Selatan.

Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan, program prioritas ini melibatkan berbagai perguruan tinggi unggulan dalam negeri. Berikut di antaranya:

  • IPB University
  • Institut Teknologi Bandung ( ITB)
  • Universitas Padjadjaran (Unpad)
  • Universitas Indonesia (UI)
  • Universitas Diponegoro (Undip)
  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

"Produk lokal tidak kalah. Justru Beasiswa Patriot ini ingin menunjukkan perguruan tinggi kita mampu berkontribusi langsung untuk masyarakat," kata Iftitah.

Berikut prodi Beasiswa Patriot 2026 per daerah dengan sinergi perguruan tinggi RI. Kuota 20 mahasiswa S2 per prodi.

1. Prodi Beasiswa Patriot 2026 di Kampus Patriot Barelang, Batam, Kepulauan Riau

ITS

Teknik Kelautan
Teknik Perkapalan
Teknik Sipil
Teknik Fisika (Rekayasa Energi Terbarukan)

ITB

Logistik
Perencanaan Kepariwisataan

IPB

Manajemen Sumber Daya Perairan (Teknologi Hasil Perairan)

UI

Ilmu Kelautan
Industri Kreatif

Undip

Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK)
Teknik dan Manajemen Industri

Unpad

Perikanan
Konservasi Laut

UGM
Agronomi

2. Prodi Beasiswa Patriot di Kampus Patriot Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat

ITB

Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK)
Teknik Geodesi dan Geomatika
Teknik Kimia
Rekayasa Pertambangan

ITS

Teknik Material dan Metalurgi
Sistem Informasi

IPB

Agronomi dan Hortikultura

UI

Perencanaan Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan

Undip
Teknik Lingkungan
Peternakan

Unpad
Teknologi Agroindustri

UGM
Manajemen Agribisnis

3. Prodi Beasiswa Patriot di Kampus Patriot Salor, Merauke, Papua Selatan

IPB


Teknologi Pascapanen
Ilmu Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan
Manajemen Pembangunan Daerah
Ilmu Tanah
Ilmu Nutrisi dan Pakan
Bioteknologi
Ilmu Ekonomi Pertanian
Ilmu Gizi

ITB

Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi (PIAS)
Teknik Geologi
Teknik Mesin (Pertanian)
Sistem dan Teknologi Informasi

ITS
Teknik Lingkungan
Teknik Geomatika
Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Teknik Elektro

UI

Teknik Sipil Peminatan Manajemen Infrastruktur
Ekonomi Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Ilmu Kesehatan Masyarakat

Undip

Energi
Manajemen Sumber Daya Perairan

Unpad
Antropologi
Ilmu Peternakan
Pariwisata Berkelanjutan
Ilmu Hukum (Agraria)

UGM

Agronomi
Ilmu Perikanan
Teknologi Industri Pertanian
Teknologi Hasil Perkebunan

Bondan mengatakan, prodi di atas hingga pelaksanaan beasiswanya didasarkan pada pemetaaan kebutuhan, karakter, dan tantangan ketiga kawasan yang berbeda-beda.

"Karena itu, penempatan program studi, skema pembelajaran, hingga tugas akhir dirancang secara spesifik agar benar-benar mendukung penguatan ekonomi, kelembagaan, dan kesejahteraan masyarakat transmigrasi," ucapnya.

Beasiswa Patriot 2026

Terpisah, Iftitah mengatakab seleksi Beasiswa Patriot tahap tes pusat rencananya akan menengok aspek psikologi pendaftar, peta jalan (roadmap) rencana jenjang karir (career path) saat studi hingga usai kuliah.

"Jadi, kami ingin mendapatkan sumber daya manusia yang betul-betul nanti bisa diharapkan ikut memberikan perubahan yang lebih baik (bagi masyarakat transmigran)," ucap Iftitah.kata Iftitah di Jakarta, Minggu malam (18/1/2026), dilansir dari Antara.

Setelah resmi menjadi mahasiswa, para penerima beasiswa direncanakan akan menjalani matrikulasi satu bulan di kampus utama, 18 bulan pendidikan di kawasan transmigrasi, dan 6 bulan-1 tahun pengabdiuan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Iftitah di hadapan sejumlah guru besar berbagai kampus dan Tim Ekspedisi Patriot Kawasan Transmigrasi Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (6/11/2025) lalu, dikutip dari laman Kementrans.

"Jadi kalau yang di ITB ya tetap di Bandung dulu 1 bulan, baru ke sini 18 bulan, baru nanti ada pengabdian masyarakatnya. Ada pengabdian masyarakatnya 6 bulan sampai 1 tahun. Sedang digodok, yang lebih tepat 6 bulan atau 1 tahun," kata Iftitah, dikutip dari laman Kementrans.

Selain kuliah, peserta juga akan dibimbing pamong pembinan ilmu, keterampilan, dan sikap. Pembinaan karakter, serta mental dan etos juang para mahasiswa akan dilakukan lewat kerja sama dengan TNI.

"Satu pamong untuk knowledge (pengetahuan). Pamong kedua untuk skill (kemampuan). Pamong ketiga untuk attitude (sikap). Dua pamong yang knowledge dan skill itu nanti dari kampus, kampus utama," jelasnya.

"Kemudian untuk yang attitude nanti dari TNI. Jadi nanti supaya terkonek juga. Jadi nanti punya kakak asuh. Jadi punya kakak asuh tentara nanti. Mayor-mayor kita akan bawa ke sini. Nanti untuk melatih karakter," sambung Iftitah.




(twu/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads