TPA dan Psikotes Beasiswa Indonesia Bangkit Bakal Daring, Ini Ketentuannya

TPA dan Psikotes Beasiswa Indonesia Bangkit Bakal Daring, Ini Ketentuannya

Kristina - detikEdu
Senin, 03 Okt 2022 06:00 WIB
Smiling millennial Indian girl in wireless headset sit at desk in living room study online on laptop, happy young ethnic female in headphones watch webinar or course on Internet on computer
Ilustrasi pelaksanaan TPA dan Psikotes Beasiswa Indonesia Bangkit secara daring. Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta -

Seleksi penerimaan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama-LPDP akan memasuki tahap Tes Potensi Akademik (TPA) dan Psikotes. Tes bakal digelar secara daring pada 4-6 Oktober 2022.

Hal ini dikatakan Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag), Anna Hasbie. Menurutnya, jadwal ini berlaku untuk pendaftaran beasiswa S1 hingga S3.

"Seleksi beasiswa S2 berlangsung 4 Oktober, S3 pada 5 Oktober, sedang untuk S1 pada 6 Oktober 2022," ucap Anna, seperti dikutip dari situs Kemenag, Senin (3/10/2022).

Anna menjelaskan, peserta wajib mempersiapkan perangkat, seperti laptop yang sudah terinstal google chrome/mozilla firefox dan handphone yang sudah terinstal aplikasi zoom meeting. Selain itu, peserta juga perlu mempersiapkan headphone atau headset.

Nantinya, laptop akan digunakan untuk mengerjakan tes dengan mengakses link website Psikotes online. Informasi terkait link website tes akan dikirimkan satu hari sebelum tes," sebut Anna. "Handphone akan digunakan untuk mengaktifkan zoom meeting," lanjutnya.

Selain itu, peserta juga harus menyiapkan tanda pengenal (KTP/SIM/PASPOR). Sebelum memulai tes, peserta harus memastikan bahwa koneksi internet di tempat tes dalam kondisi stabil dengan kecepatan minimal 2 mb/sec.

Peserta, kata Anna, juga harus menyediakan kuota internet minimal 20GB apabila di tempat tes tidak tersedia wifi. Ruangan tes harus dipastikan kondusif, memiliki pencahayaan yang cukup sehingga wajah peserta terlihat dengan jelas, dan tidak diperkenankan ada orang lain di ruangan tes.

"Peserta menyiapkan 2 lembar HVS kosong dan alat tulis, pensil atau pulpen. Dilarang menggunakan perangkat tambahan selain yang disarankan," paparnya.

"H-1 pelaksanaan tes, tim pelaksana tes Psikologi akan mengirimkan beberapa informasi, meliputi: jadwal sesi tes peserta, link zoom meeting, website tes, kode aktivasi, nomor absen, dan ruang tes akan dikirim ke email masing-masing peserta. Silakan cek inbox dan spam e-mail secara berkala," sebutnya lagi.

Ketentuan saat Mengikuti TPA dan Psikotes

Merujuk pada Petunjuk Teknis (Juknis) yang dibagikan oleh Kementerian Agama, berikut ketentuan saat mengikuti TPA dan Psikotes online beasiswa BIB Kemenag-LPDP 2022.

1. Peserta memasang dua gawai/device dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Handphone digunakan untuk mengakses zoom meeting. Pada frame kamera harus terlihat wajah peserta, layar komputer, dan slot. Agar mendapatkan posisi terbaik, peserta disarankan menggunakan tripod untuk meletakkan handphone. Jika tidak memiliki tripod, peserta dapat menggunakan alat lain. Namun pastikan bahwa posisi laptop dan peserta tes dapat terlihat jelas.
  • Laptop digunakan untuk mengakses website online test. Slot yang boleh terhubung dengan laptop hanya charger, headphone/headset, dan mouse. Anda wajib menggunakan headset dan charger sudah terpasang.
  • Pastikan kedua gawai Anda terhubung dengan koneksi internet yang stabil, minimal 2 mb/sec.

2. Peserta menggunakan zoom meeting dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Peserta bergabung ke zoom meeting 30 menit sebelum pelaksanaan tes.
  • Format nama di zoom adalah Ruang Tes/Nomor Absen/Nama Lengkap (Contoh: 2/23/Ulfia Rahmawati).
  • Informasi Link Zoom, Ruang Tes dan Nomor Absen akan dikirimkan H-1 melalui e-mail (cek inbox dan spam e-mail secara berkala).

3. Peserta akan masuk ke main room zoom meeting, lalu akan dipindahkan satu per-satu ke breakout room masing-masing.

4. Ketika dipindahkan ke breakout room, di layar laptop/komputer akan muncul tulisan "Joining Breakout Rooms..... Breakout Ruang Tes ....", maka peserta silakan klik "join" untuk masuk ke ruang Tes.

5. Pengawas kelas akan melakukan verifikasi data dan memastikan posisi duduk, layar laptop, dan pencahayaan peserta. Siapkan Kartu Identitas (KTP/SIM/PASPOR)

6. Pengawas akan membacakan tata tertib tes.

7. Pengawas akan menginstruksikan peserta tes untuk membuka email pribadi masing-masing peserta.

8. Peserta akan menerima email dari tim pelaksana tes psikologi berupa link dan kode aktivasi pelaksanaan tes.

9. Apabila semua peserta telah mengakses website tes, pengawas akan memberikan instruksi tes.

10. Jika peserta mengalami kendala teknis silahkan menghubungi pengawas via chat zoom meeting.

11. Kendala teknis terkait jaringan yang tidak stabil bukan merupakan tanggung jawab pengawas.

12. Peserta dilarang meninggalkan tempat tes selama tes berlangsung.

13. Peserta dilarang berbicara saat tes berlangsung. Pastikan tidak ada suara di sekitar karena bisa dianggap bentuk kecurangan.

14. Apabila melanggar tata tertib pelaksanaan tes, peserta akan dinyatakan gugur.

Pada saat tes nanti, zoom akan dibuka 30 menit sebelum proses pelaksanaan tes dimulai. Informasi selengkapnya mengenai ketentuan beasiswa BIB Kemenag-LPDP dapat mengunjungi laman https://beasiswa.kemenag.go.id/.



Simak Video "Syarat Lengkap Beasiswa Chevening untuk Kuliah S2 di Inggris Raya"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia