Mau Kuliah di Luar & Dalam Negeri Gratis? Ikut Beasiswa LPDP Aja

Mau Kuliah di Luar & Dalam Negeri Gratis? Ikut Beasiswa LPDP Aja

Devi Setya - detikEdu
Kamis, 29 Sep 2022 15:00 WIB
Ini yang Baru dari Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018
Ilustrasi logo LPDP
Jakarta -

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka kesempatan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi luar negeri. Banyak yang bisa dipersiapkan sebelum pendaftaran beasiswa LPDP dibuka.

Biasanya pendaftaran seleksi beasiswa LPDP dibuka dalam dua tahap setiap tahunnya. Seleksi beasiswa tahap 1 diberlakukan untuk perkuliahan paling cepat bulan Agustus. Sementara seleksi beasiswa tahap 2 diberlakukan untuk perkuliahan paling cepat bulan Januari.

Berbagai dokumen dibutuhkan sebagai syarat seleksi penerima beasiswa LPDP. Tak ada salahnya jika menyiapkan dokumen ini sejak jauh hari, apalagi jika beasiswa LPDP ini menjadi incaran kamu.

Bagi peserta yang belum memiliki dokumen apapun, persiapan untuk memenuhi syarat beasiswa LPDP bahkan sudah harus disiapkan sejak 5 bulan sebelum masa seleksi beasiswa. Tahap pertama yang harus dilakukan untuk persiapan ini adalah mengambil tes bahasa sesuai persyaratan.

Dilansir dari laman resmi LPDP, berikut beberapa persyaratan dokumen yang harus disiapkan oleh peserta seleksi beasiswa LPDP.

Persyaratan Beasiswa LPDP

Syarat umum Beasiswa Reguler:

1. Warga Negara Indonesia.

2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:

a. Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan, dan

b. Memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasiswa Doktor (S3).

3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.

4. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/

5. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister untuk tujuan program magister ataupun doktor untuk tujuan program doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.

6. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.

7. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.

8. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

9. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
a. Kelas Eksekutif
b. Kelas Khusus
c. Kelas Karyawan
d. Kelas Jarak Jauh
e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
f. Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri
g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi, atau
h. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.

10. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran dengan format pernyataan.

11. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.

12. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.

13. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.

14. Menulis riwayat dan tautan publikasi ilmiah (jika ada).

Syarat khusus Beasiswa Reguler:

1. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
- Pendaftar jenjang pendidikan magister berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun
- Pendaftar jenjang pendidikan Doktor berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.

2. Melampirkan Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi.

3. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir)

4. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pendaftar jenjang Magister wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
- Pendaftar jenjang Doktor wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4,00 atau yang setara dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
- Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari program Magister Penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

5. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/

6. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pendaftar program Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL® iBT 61, PTE Academic 50; atau IELTS™ 6,0.
- Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
- Pendaftar program Doktor Dalam Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 530, TOEFL® iBT 70, PTE Academic 50; atau IELTS™ 6,0.
- Pendaftar program Doktor Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.
- Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

7. Melampirkan surat usulan mengikuti Beasiswa LPDP sekurang-kurangnya dari Pejabat Eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah bagi pendaftar yang berstatus CPNS/PNS, atau sekurang-kurangnya dari Pejabat yang membidangi SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU bagi pendaftar yang berstatus anggota TNI, atau sekurang-kurangnya dari Pejabat yang membidangi SDM pada Mabes POLRI bagi pendaftar yang berstatus anggota POLRI.

Fasilitas Biaya yang Diberikan Beasiswa LPDP

Peserta yang berhasil lolos seleksi beasiswa LPDP maka berhak menerima berbagai fasilitas pendidikan, antara lain:

1. Biaya Pendidikan
2. Biaya Pendaftaran
3. Biaya SPP/Tuition Fee
4. Tunjangan Buku
5. Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
6. Biaya Seminar Internasional
7. Biaya Publikasi Jurnal Internasional
8. Biaya Pendukung Transportasi
9. Aplikasi Visa/Residence Permit
10. Asuransi Kesehatan
11. Biaya Hidup Bulanan
12. Biaya Kedatangan
13. Biaya keadaaan darurat (jika diperlukan)
14. Tunjangan keluarga (khusus Doktor)

Mumpung masih ada waktu, siapkan berbagai dokumen ini mulai sekarang. Jadi ketika proses seleksi beasiswa LPDP dibuka, semua dokumen sudah siap diunggah. Semoga berhasil!



Simak Video "Legislator Sentil Penerima LPDP Makan Uang Rakyat Tapi Ogah Kerja di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia