Pemerintah Jepang Buka Beasiswa untuk ASN, Ini Syaratnya

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 12 Jun 2021 14:00 WIB
belajar di luar negeri
Foto: Putri Ananda
Jakarta - Pemerintah Jepang melalui Ministry of Education, Cullture, Sports, Science, and Technology (MEXT) menyelenggarakan program beasiswa bagi aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Indonesia.

Program beasiswa Young Leaders Programme (YLP) MEXT merupakan bagian hubungan kerjasama pemerintah Jepang dan Indonesia untuk meningkatkan aktivitas perencanaan kebijakan dengan pembentukan jaringan di antara pemimpin nasional antarnegara, melalui pemahaman yang didapatkan selama menempuh studi.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo (Atdikbud KBRI Tokyo), Jepang, Yusli Wardiatno menyampaikan, beasiswa YLP MEXT ini terbuka bagi ASN pusat maupun daerah. Adapun semua proses pembelajaran penerima beasiswa YLP MEXT dilakukan dengan bahasa pengantar bahasa Inggris.

Yusli mengatakan, beberapa ASN yang telah meraih program beasiswa ke Jepang ini di antaranya Lady Margaretha F. Sirait dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Syubatul Minnah dari Kementerian Sekretariat Negara.

Adapun Lady Margaretha F. Sirait melanjutkan pendidikan di Healthcare Administration, Graduate School of Medicine, Nagoya University. Sementara itu, Syubatul Minnah menempuh studi di School of Government (SOG), National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS).

"KBRI Tokyo akan berupaya agar program beasiswa YLP semakin dikenal sehingga diharapkan akan lebih banyak lagi ASN yang mendaftar dan lolos seleksi di masa mendatang," tutur Yusli di KBRI Tokyo, Jepang, Senin (7/6/2021).

Syarat Beasiswa YLP MEXT untuk ASN

- Memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dengan skor TOEFL ITP minimal 550 atau TOEFL IBT minimal 80 atau IELTS minimal 6,0, khusus untuk program studi Administrasi Bisnis skor IELTS minimal 7,0.

- Merupakan pegawai pemerintah yang berasal dari negara terpilih yang diharapkan dapat berperan aktif sebagai pemimpin masa mendatang di negara asalnya masing-masing

- Usia peserta tidak lebih dari 40 tahun pada saat memulai studi di Jepang

- Peserta harus memiliki masa kerja sebagai ASN minimal 5 tahun

- Peserta harus memiliki ijazah S1 dari universitas yang terakreditasi di negara asal

- Peserta melampirkan surat keterangan sehat terbaru sesuai format dari pemerintah Jepang.

Proses seleksi dilakukan melalui Kedutaan Besar Jepang di masing-masing negara. Adapun pendaftaran dibuka sekitar bulan September-Oktober setiap tahun. Sebelum masa pendaftaran dibuka, ASN sudah bisa menyiapkan persyaratan program beasiswa YLP MEXT di atas.

Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman www.mext.go.jp .

Gimana detikers, sudah siap-siap daftar beasiswa ke Jepang?



Simak Video "Nadiem Berharap Penerima LPDP Kembali Ke Tanah Air Usai Studi"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia