Pendaftar Beasiswa Kemdikbudristek Tidak Boleh Daftar Paralel Beasiswa LPDP

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 12 Mei 2021 16:58 WIB
beasiswa
Pendaftar Beasiswa Kemdikbudristek Tidak Boleh Daftar Paralel Beasiswa LPDP (Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)
Jakarta - Tahun ini, LPDP mengadakan perluasan beasiswa LPDP bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021 dibuka mulai 27 April 2021 di tengah pandemi Covid-19.

"Semua seleksi dilaksanakan secara online sesuai protokol kesehatan," kata Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola LPDP Dwi Larso dalam siaran seri Beasiswa LPDP 2021 di kanal Youtube LPDP RI, Selasa (11/5) kemarin.

Perihal pendaftaran, Dwi menuturkan, pendaftar hanya boleh mendaftar satu beasiswa degree saja baik dari beasiswa LPDP dan beasiswa LPDP bersama Kemdikbudristek. "Ada dua database berjalan (database LPDP dan Kemdikburistek), kita pastikan (menerima dua beasiswa) itu tidak terjadi , terutama untuk yang degree," kata Dwi.

Dwi mengatakan, dosen yang hendak mendaftar beasiswa jenjang S2 dan S3 dianjurkan ke beasiswa Kemdikbudristek. Adapun pendaftaran tidak boleh dilakukan paralel ke beasiswa LPDP dan beasiswa Kedikbudristek.

"Diarahkan ke beasiswa pendidik (Kemdikbudristek), karena akan diutamakan, karena kalau di reguler akan bersaing dengan siapa saja. Tetapi saya tidak bisa bicara lebih sulit yang mana (lolos beasiswanya). Tetapi sebagai dosen, Anda akan diutamakan di beasiswa pendidik (Kemedikbudristek) yang akan di-lead Kemristekdikbud, dan LPDP akan ikut dalam seleksinya. Tidak boleh daftar paralel," kata Dwi.

Dwi menuturkan, kerjasama juga tengah ditempuh dengan Kementerian Agama (Kemenag). "Tidak lama lagi semoga bisa launching," katanya.

Ia menambahkan, adapun beasiswa pendidikan dokter spesialis juga akan dibuka lewat kerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes ).

"LPDP mendapat arahan untuk mendukung leading sector kementerian dan lembaga. Khusus (beasiswa) pendidikan dokter spesialis, kami sudah mengikat MoU dengan Kemenkes, menunggu arahan dengan koordinasi selanjutnya dengan Kemenkes, karena (Kemenkes) juga ada program beasiswa pendidikan dokter spesialis. Jadi kami tidak akan duplikasi, justru kita akan join force bersama untuk saling dukung," kata Dwi.

Bagaimana detikers, sudah siap-siap daftar beasiswa LPDP?

Simak Video "Nadiem Berharap Penerima LPDP Kembali Ke Tanah Air Usai Studi"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia