detikBali

Jalan Berlubang Putus Akses Mobil ke Pantai Klotok Klungkung

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Jalan Berlubang Putus Akses Mobil ke Pantai Klotok Klungkung


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Foto: Kondisi jalan raya Pantai Klotok yang berlubang di Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Klungkung, Bali, Minggu (12/6/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali).
Foto: Foto: Kondisi jalan raya Pantai Klotok yang berlubang di Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Klungkung, Bali, Minggu (12/6/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Jalan berlubang memutus akses kendaraan roda empat ke Pantai Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Klungkung, Bali. Selain itu, warga setempat menilai kondisi jalan yang menyisakan celah kecil untuk sepeda motor berpotensi menimbulkan bahaya.

Pantauan detikBali, Jalan Pantai Klotok itu menjadi akses utama warga menuju pantai dan akses truk pengangkut sampah TPS3R Desa Gelgel. Kondisinya saat ini mengalami kerusakan serius.

Jalan kecil yang menghubungkan dua desa itu mengalami kerusakan tepat pada saluran irigasi. Yakni, besi kerangkanya terlihat tidak kuat menahan beban kendaraan yang melintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini jalan berlubang itu nampak dipasangi plang peringatan bahaya oleh Dinas PUPRPKP Klungkung. Seorang warga Desa Gelgel, Wayan Rindiasih, yang setiap hari melintasi jalan itu untuk bekerja mengatakan jalan itu belum terlalu lama mengalami kerusakan.

ADVERTISEMENT

Namun jika terus dibiarkan, kerusakan bisa merembet menjadi tambah besar. Selain itu juga bisa berpotensi menimbulkan bahaya bagi warga yang melintas malam hari.

"Kondisi jalan juga gelap di malam hari. Jadi kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan," jelas Rindiasih kepada detikBali, Minggu (12/6/2026).

Sejauh ini pihaknya belum mengetahui apakah sudah ada warga yang mengalami kecelakaan di jalan yang rusak tersebut. Namun, ia mendengar ada saja yang hampir celaka karena tidak mengetahui adanya lubang.

"Saya dengar-dengar ada yang sudah jatuh di sana," jelasnya.

Akibat dari kerusakan tersebut, warga yang menggunakan kendaraan roda empat terpaksa harus mengambil jalur lain. Menurut Rindiash, jalur itu cukup menyulitkan karena lebih jauh.

"Terutama truk pengangkut sampah yang setiap hari harus melintasi jalan ini," paparnya.



(hsa/hsa)










Hide Ads