Panduan Wisata Air Terjun Kalemba di Bima, dari Rute hingga Tips Berkunjung

Adila Farhah Nursyifa - detikBali
Senin, 06 Apr 2026 10:49 WIB
Foto: Destinasi wisata Air Terjun Kalemba di Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, NTB. (Dok. (Wahid Mewanta, wisatawan di Air Terjun Kalemba)
Bima -

Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikenal memiliki bentang alam yang masih alami dan belum banyak tersentuh. Salah satu destinasi yang menawarkan ketenangan sekaligus keindahan alam adalah Air Terjun Kalemba.

Air Terjun Kalemba berada di Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu. Bagi para pecinta trekking, Air Terjun Kalemba sangat cocok untuk dikunjungi.

Air Terjun Kalemba

Air Terjun Kalemba merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Bima. Terletak di Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu, air terjun ini dikenal dengan bentuknya yang bertingkat serta panorama alam hijau yang masih sangat alami.

Dikelilingi hutan tropis dan perkampungan warga, Air Terjun Kalemba menawarkan suasana sejuk, tenang, dan jauh dari hiruk pikuk kota. Tak heran jika tempat ini kerap menjadi pilihan wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus mencari ketenangan.

Air terjun ini juga menjadi destinasi favorit bagi pecinta petualangan karena akses menuju lokasi masih mengandalkan jalur trekking yang cukup menantang, namun sepadan dengan pemandangan yang disuguhkan.

Rute Menuju Air Terjun Kalemba

Perjalanan menuju Air Terjun Kalemba dimulai dari Kota Bima. Jarak tempuh dari Kota Bima ke Kecamatan Langgudu sekitar 60-70 kilometer (km), dengan waktu perjalanan kurang lebih 1,5 hingga 2 jam, tergantung kondisi jalan dan lalu lintas.

Dari Kota Bima, arahkan kendaraan menuju Kecamatan Langgudu dengan mengikuti jalan utama yang telah dilengkapi papan penunjuk arah. Setibanya di Langgudu, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Kawuwu.

Sesampainya di Desa Kawuwu, wisatawan dapat memarkirkan kendaraan di area yang telah direkomendasikan warga setempat. Perjalanan dilanjutkan dengan trekking selama 30-45 menit, menyusuri hutan, sungai kecil, serta jalur naik-turun yang cukup menantang. Disarankan menggunakan jasa pemandu lokal bagi pengunjung yang baru pertama kali datang.



Simak Video "Video Trotoar di Badung Meledak, Polisi Temukan Dugaan Rembesan BBM"


(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork