detikBali

Prediksi Barcelona Vs Real Madrid: Blaugrana di Atas Angin

Terpopuler Koleksi Pilihan

Prediksi Barcelona Vs Real Madrid: Blaugrana di Atas Angin


Kris FW - detikBali

Barcelonas Spanish midfielder #06 Pablo Gavi (R) tackles Real Madrids French forward #09 Kylian Mbappe during their Spanish Cup, Copa del Rey (Kings Cup) final football match between FC Barcelona and Real Madrid CF at La Cartuja stadium in Seville on April 26, 2025. (Photo by Josep LAGO / AFP)
Foto: AFP/JOSEP LAGO
Denpasar -

Barcelona lebih dijagokan untuk memenangi El Clasico melawan Real Madrid dalam lanjutan Liga Spanyol 2026/2027. Supercomputer Opta menempatkan Blaugrana sebagai favorit dengan peluang kemenangan lebih dari 50 persen saat menjamu rival abadinya di Camp Nou.

Barcelona akan menjamu Real Madrid pada Minggu (25/10/2026). Berdasarkan 10.000 kali simulasi yang dilakukan Opta, tim asuhan Hansi Flick memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiga poin dalam duel klasik tersebut.

Sebaliknya, peluang Real Madrid meraih kemenangan di kandang Barcelona hanya 26,1 persen. Sementara itu, kemungkinan pertandingan berakhir imbang mencapai 19,5 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu faktor yang membuat Barcelona patut diperhitungkan adalah performa Lamine Yamal. Bintang muda Blaugrana itu telah mencetak delapan gol dalam sembilan pertandingan La Liga musim ini.

ADVERTISEMENT

Menurut catatan Opta, jumlah tersebut menjadi yang terbanyak bagi pemain berusia di bawah 20 tahun pada tahap musim seperti ini sepanjang abad ke-21.

Namun, Real Madrid juga memiliki senjata berbahaya untuk merusak prediksi tersebut. Kylian Mbappe telah mencetak 12 gol dalam 10 pertandingan melawan Barcelona di semua kompetisi.

Dalam catatan abad ke-21, hanya Cristiano Ronaldo dengan 20 gol dan Karim Benzema dengan 16 gol yang mampu mencetak lebih banyak gol ke gawang Blaugrana.

Rekor Kandang Barcelona

Barcelona memiliki modal positif setelah memenangi dua laga kandang terakhir melawan Real Madrid di La Liga. Pada pertemuan terakhir di kandang sendiri pada Mei lalu, Barcelona menang 2-0 sekaligus memastikan gelar juara liga.

Meski demikian, Barcelona belum pernah mendominasi El Clasico di kandang secara berkelanjutan pada era modern. Sepanjang abad ke-21, mereka hanya sekali mampu meraih tiga kemenangan kandang beruntun atas Real Madrid di La Liga, yakni saat ditangani Pep Guardiola pada periode 2008-2010.

Real Madrid juga memiliki catatan yang bisa menjadi modal untuk menantang tuan rumah. Los Blancos memenangi tiga dari enam lawatan terakhir ke markas Barcelona di La Liga, meski kalah dalam tiga pertandingan lainnya.

Jumlah tersebut sama dengan total kemenangan Real Madrid dalam 16 lawatan sebelumnya ke Camp Nou di kompetisi liga. Dalam periode itu, Madrid mencatat tiga kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan.

Mourinho Incar Catatan Istimewa

Selain persaingan kedua tim, sosok Jose Mourinho juga menjadi sorotan. Pelatih asal Portugal itu kembali menangani Real Madrid dalam El Clasico setelah 13 tahun.

Pada akhir periode pertamanya sebagai pelatih Madrid, Mourinho tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir melawan Barcelona di semua kompetisi. Ia mencatat tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Mourinho kini berpeluang menjadi pelatih Real Madrid ketiga yang mampu melewati enam pertandingan El Clasico secara beruntun tanpa kekalahan.

Sebelumnya, Miguel Muñoz mencatat tujuh kemenangan beruntun pada periode 1962-1965. Vicente del Bosque juga tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan melawan Barcelona pada 2001-2003, dengan dua kemenangan dan lima hasil imbang.

Dengan keunggulan dalam prediksi Opta dan performa Yamal, Barcelona memiliki modal untuk mempertahankan dominasi di kandang. Namun, ketajaman Mbappe dan peluang Mourinho mengukir catatan istimewa membuat duel melawan Real Madrid tetap terbuka.



(dpw/dpw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads