Hubungan Cristiano Ronaldo dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, membuat publik Portugal turut memanas. Bahkan, muncul papan iklan yang mendukung CR7.
Papan reklame iklan itu digunakan sebagai perwakilan suara masyarakat Lisbon. Mereka menyatakan mendukung penuh Cristiano Ronaldo sebagai kapten Timnas Portugal dan menyindir Jorge Jesus sebagai pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih, Cristiano Ronaldo, atas segala yang telah Anda lakukan untuk Portugal. Anda akan selalu menjadi bagian dari kami. Kapten, Portugal akan selalu mendukung Anda," demikian tertulis dalam papan reklame dengan latar foto Ronaldo seperti dilansir detikSport dari Tribuna, Sabtu (3/10/2026).
"Jorge Jesus gagal dalam tugasnya: kurangnya kepekaan dalam menangani aset berharga seperti Ronaldo, sikap yang keliru terhadap sang kapten, serta ego yang berlebihan," imbuh poster dengan latar foto sang pelatih.
Meski poster iklan itu dibuat dengan bantuan AI, warga setempat mengakui merekalah yang membuatnya. Ada tiga poster iklan yang menyoroti drama Ronaldo vs Jorge Jesus itu. Satu poster dipasang di kawasan pantai Oeiras. Dua poster lainnya di dekat Estadio da Luz kandangnya Sporting Lisbon dan di dekat Bandara Humberto Delgado.
Pembuatnya adalah Fernando Maia, pemilik sebuah perusahaan periklanan. Fernnando Maia mengeklaim hal itu merupakan suara dari masyarakat Lisbon.
"Tidak ada maksud provokasi. 70 persen Itu merupakan bentuk dukungan bagi Cristiano Ronaldo dan 30 persen adalah kritik membangun terhadap Jorge Jesus," ujarnya.
Seperti diketahui, Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal pada Rabu (30/9). Ronaldo diduga merasa kecewa dan dikhianati Jorge Jesus saat Timnas Portugal mengarungi UEFA Nations League. Ronaldo memutuskan pulang lebih cepat ke Madrid menggunakan jet pribadi.
Ronaldo yang diplot sebagai pemain cadangan sempat diminta pemanasan. Namun, dia tidak kunjung dimainkan saat laga Portugal vs Norwegia pada Senin (28/9). Meski tanpa Ronaldo, Portugal menang 2-1 di kandang Norwegia pekan lalu.
Kepergian Ronaldo ini makin menguatkan isu keretakan hubungannya dengan Jorge Jesus. Di sisi lain, Jesus beralasan keputusan memarkir Ronaldo murni karena taktik.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)