detikBali

Sudah Belanja Besar-besaran, Tottenham Malah Makin Terbenam

Terpopuler Koleksi Pilihan

Sudah Belanja Besar-besaran, Tottenham Malah Makin Terbenam


Rifqi Ardita Widianto - detikBali

Tottenham players wait ahead of kick-off during the Premier League match between Tottenham Hotspur and Everton at Tottenham Hotspur Stadium in London, United Kingdom, on September 12, 2026. (Photo by Harvey Murphy/News Images/NurPhoto via Getty Images)
Tottenham Hotspur. (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Denpasar -

Tottenham Hotspur sudah menghabiskan Rp 7,18 triliun untuk belanja pemain musim panas ini. Namun, investasi besar itu belum berbuah hasil. Spurs justru terbenam di dasar klasemen Premier League.

Tottenham membelanjakan lebih dari 300 juta paun untuk merekrut pemain di bursa transfer musim panas lalu. Nilai tersebut setara kurang lebih Rp 7,18 triliun.

Belanja besar itu dilakukan setelah Tottenham melewati dua musim terakhir dengan hasil mengecewakan. Mereka nyaris terdegradasi dan finis di papan bawah, berturut-turut di posisi ke-17.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah pemain dengan profil tinggi pun didatangkan ke Tottenham Hotspur Stadium. Jan Paul van Hecke, Mateus Fernandes, Sandro Tonali, Savio, hingga Omar Marmoush menjadi bagian dari belanja besar Spurs.

ADVERTISEMENT

Namun, uang yang digelontorkan Tottenham belum memberikan perubahan signifikan. Di bawah arahan manajer Roberto De Zerbi, Spurs masih kesulitan meraih hasil positif.

Dari lima pertandingan Premier League, Tottenham belum sekalipun meraih kemenangan. Mereka juga sudah menelan tiga kekalahan, termasuk saat menjamu Aston Villa pada laga terakhir.

Tottenham kalah 2-3 dari Aston Villa di kandang sendiri. Hasil itu membuat posisi Spurs semakin terpuruk di klasemen.

The Lilywhites baru mencetak dua gol dari lima pertandingan dan sudah kebobolan delapan kali. Selisih gol minus enam membuat Tottenham berada di dasar klasemen dengan dua poin, sama seperti Fulham.

Posisi tersebut menjadi catatan buruk bagi Tottenham. Untuk pertama kalinya sejak musim 2008/2009, Spurs berada di dasar klasemen setelah lima pertandingan.

Pada musim 2008/2009, Tottenham akhirnya finis di peringkat kedelapan.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads