Manchester United memang dominan secara statistik saat ditahan Fulham 1-1. Namun, Setan Merah justru dianggap terlalu pasif sebelum tertinggal. Manajer MU Michael Carrick membantah anggapan tersebut.
Fulham vs Manchester United berakhir imbang 1-1 di Craven Cottage pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (22/9/2026). Setan Merah tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Lisandro Martinez. Gol Matheus Cunha di menit akhir menyelamatkan tim tamu dari kekalahan.
MU tercatat lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka menguasai 56 persen bola, sedangkan Fulham 44 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setan Merah juga lebih banyak melepaskan tembakan. MU membuat 25 percobaan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Fulham mencatatkan 12 tembakan dengan enam on target.
Meski demikian, agresivitas MU baru terlihat setelah mereka tertinggal. Kondisi tersebut membuat Setan Merah dinilai bermain terlalu pasif saat skor masih 0-0.
Michael Carrick membantah anggapan MU bermain terlalu pasif. Namun, ia mengakui timnya sempat kesulitan memegang kendali pertandingan.
Menurut Carrick, situasi tersebut merupakan hal yang wajar terjadi di Liga Inggris dengan persaingan yang ketat. Ia menyebut sangat sulit bagi sebuah tim untuk terus menyerang sepanjang pertandingan.
"Menurut saya tidak demikian. Apakah Anda berpikir sebaliknya? Sepak bola adalah permainan yang sulit. Kami menguasai sebagian besar jalannya babak pertama. Ini adalah Liga Inggris, dan akan ada saat-saat di mana keadaan tidak sepenuhnya berjalan sesuai keinginan Anda. Mengharapkan dominasi total sepanjang pertandingan-saya rasa tidak ada tim yang bisa mendapatkan hal itu di liga ini," ujar Carrick saat ditanya soal timnya terlalu pasif dikutip dari BBC.
Hasil imbang tersebut membuat MU masih terpuruk di peringkat ke-12 dengan lima poin. Fulham berada di posisi ke-19 dengan baru meraih dua poin.
(dpw/dpw)