detikBali

Piala Dunia 2026: Sinyal Bahaya dari Jerman

Terpopuler Koleksi Pilihan

Piala Dunia 2026: Sinyal Bahaya dari Jerman


Kris FW - detikBali

HOUSTON, TEXAS - JUNE 14: Kai Havertz #7 of Germany celebrates with teammates after scoring the teams third goal during the FIFA World Cup 2026 Group E match between Germany and Curacao at Houston Stadium on June 14, 2026 in Houston, Texas. (Photo by Lars Baron/Getty Images)
Timnas Jerman menang telak atas Curacao di Piala Dunia 2026. (Foto: Getty Images/Lars Baron)
Denpasar -

Jerman mengirim sinyal kuat di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft langsung mengamuk pada laga pembuka Grup E dengan membantai debutan Curacao 7-1 di Houston Stadium, Houston.

Kemenangan telak ini menjadi modal penting bagi Jerman yang datang ke turnamen dengan misi menghapus kegagalan pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya.

Jerman sebenarnya sempat dikejutkan Curacao yang mencetak gol bersejarah pada babak pertama. Namun setelah itu, pasukan Julian Nagelsmann tampil dominan dan memberondong gawang lawan dengan tujuh gol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Die Mannschaft membuka keunggulan pada menit keenam melalui Felix Nmecha setelah memanfaatkan assist Florian Wirtz.

ADVERTISEMENT

Curacao lalu membuat kejutan pada menit ke-21. Livano Comenencia melepaskan tembakan kaki kiri dari tengah kotak penalti yang menembus kerumunan pemain dan memperdaya Manuel Neuer.

Gol tersebut tak hanya mengubah skor menjadi 1-1, tetapi juga menjadi gol pertama Curacao sepanjang sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.

Para suporter Curacao yang hadir di stadion langsung merayakan momen bersejarah itu. Maklum, negara berpenduduk sekitar 150 ribu jiwa tersebut menjadi negara terkecil yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia.

Namun, kegembiraan Curacao tak bertahan lama. Jerman kembali memimpin lewat sundulan Nico Schlotterbeck pada menit ke-38.

Kai Havertz kemudian memperlebar keunggulan menjadi 3-1 melalui eksekusi penalti pada injury time babak pertama.

Memasuki babak kedua, Jerman semakin sulit dibendung. Jamal Musiala mencetak gol pada menit ke-47, disusul Nathaniel Brown pada menit ke-68.

Deniz Undav ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-78. Havertz kemudian menutup pesta gol Jerman lewat gol keduanya pada menit ke-88.

Kemenangan besar ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Jerman yang berupaya mengembalikan reputasi mereka di pentas dunia.

Sejak menjadi juara dunia pada 2014, Jerman justru selalu tersingkir di fase grup pada Piala Dunia 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar. Karena itu, kemenangan meyakinkan atas Curacao menjadi sinyal positif bagi tim asuhan Julian Nagelsmann.

Laga ini juga mencatat sejarah lain. Pertandingan tersebut mempertemukan dua pelatih dengan rentang usia terjauh dalam sejarah Piala Dunia.

Pelatih Curacao Dick Advocaat yang berusia 78 tahun menjadi pelatih tertua dalam sejarah turnamen. Sementara itu, Julian Nagelsmann yang berusia 38 tahun merupakan pelatih termuda di Piala Dunia 2026.

Selanjutnya, Jerman akan menghadapi Pantai Gading di Toronto. Sementara Curacao berjumpa Ekuador dalam upaya meraih poin pertama mereka di Piala Dunia.




(dpw/dpw)










Hide Ads