Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengidentifikasi 320 sekolah terindikasi mengalami kerusakan akibat termakan usia. Ratusan bangunan sekolah rusak ini terdiri atas sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB, Samsul Hadi, menegaskan masih terus mendata sekolah-sekolah yang dinilai sudah tidak layak pakai dan telah bersurat resmi ke pemerintah pusat.
"Kami sudah mengidentifikasi sekolah yang mengalami kerusakan-kerusakan. Itu karena usia, bukan karena apa ya, tetapi karena usia, dan sudah kami sampaikan ke pemerintah pusat," kata Hadi, Jumat (23/10/2026).
Samsul mengungkapkan pemerintah pusat memberikan tambahan kuota revitalisasi dalam setahun terakhir untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan mendesak.
"Setahun ini saja kan kuota kita ditambah revitalisasi sebagai salah satu komitmen. Dan tentu hasil dari apa yang kita selalu usulkan ke pemerintah pusat terkait dengan supaya segera diselesaikan yang memang butuh segera direhab," ujar Samsul.
Simak Video "Sambut Siswa Baru SMA Unggulan CTARSA Foundation"
(hsa/hsa)