NTT Bakal Punya 3 Sekolah Nasional Terintegrasi Berstandar Internasional

Simon Selly - detikBali
Senin, 19 Okt 2026 21:01 WIB
Kepala BPMP NTT, Ifran Karim. (Foto: Simon Selly/detikBali)
Kupang -

Tiga daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dibangun Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Sekolah berstandar internasional tersebut diperkirakan menelan anggaran mencapai Rp 300 miliar per unit.

"Untuk pembangunan satu SNT anggaran kurang lebih Rp 250 miliar hingga Rp 300 miliar. Karena memang nanti bangunnya akan kelas internasional. Bahkan lapangan bola itu saja harus berstandar FIFA," ungkap Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT, Ifran Karim, Senin (19/10/2026).

Ifran mengungkapkan tiga SNT tersebut akan dibangun di Kabupaten Kupang, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Menurutnya, sekolah tersebut nantinya diperuntukkan bagi jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

"Kami sudah melakukan pengukuran lahan dan semuanya menunggu kelengkapan-kelengkapan administrasi aja. Rencananya akan dibangun akhir tahun ini," jelasnya.

Ifran menilai keberadaan SNT menjadi prestasi tersendiri bagi NTT. Ia mencontohkan daerah lain seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) yang belum memiliki model sekolah serupa.

"Tetangga kita NTB juga belum ada Sekolah Nasional Terintegrasi," imbuhnya.

Menurut Ifran, awalnya terdapat dua pendekatan dalam pembangunan SNT. Pertama, membangun baru dengan kriteria lahan seluas 20-30 hektare. Kedua, melalui konsolidasi sekolah yang sudah ada. Namun, pola konsolidasi dinilai cukup rumit sehingga tidak dilanjutkan.

"Kajian-kajian terakhir yang pola ini agak susah, karena harus memindahkan siswa-siswi maupun SDM dan itu tidak signifikan lagi. Jadi tidak nampak SNT dan cukup rumit," tambah dia.

"Saya sudah beberapa hari intens, komunikasi dengan pemerintah daerah untuk pembangunan itu. Jadi dengan adanya SNT ini, pemerataan mutu pendidikan di NTT akan lebih cepat," sambungnya.



Simak Video "Video: Bentrok Berdarah di Flores Timur, Polisi Amankan 3 Senjata Rakitan"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork