Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, menjenguk ulama kharismatik asal Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH Turmuzi Badaruddin atau Tuan Guru Bagu, di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman, Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Sjafrie mengaku gembira melihat kondisi kesehatan Tuan Guru Bagu yang terus membaik. Kepastian itu disampaikan Sjafrie seusai menghubungi Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, via telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Iqbal, Menhan dalam kunjungan tersebut memastikan salah satu ulama sepuh dihormati itu mendapatkan perawatan medis terbaik hingga benar-benar pulih.
"Pak Menteri juga berharap, meskipun kondisi Tuan Guru terus membaik, kunjungan sementara sebaiknya dibatasi agar beliau dapat beristirahat secara optimal dan lekas pulih," ujar Gubernur Iqbal kepada media, Minggu (21/6/2026).
Iqbal mengatakan, sesuai arahan Menhan Sjafrie, Tuan Guru Bagu tidak terburu-buru pulang dan tetap menjalani perawatan di RSPPN Soedirman hingga kondisinya benar-benar fit.
"Tuan Guru dirawat di sini saja dahulu sampai benar-benar sehat," kata Sjafrie kepada Tuan Guru Bagu dan sang istri, Ummi Aisyah, yang setia mendampingi.
Sebelumnya, Guru Bagu sempat mendapatkan perawatan medis di RSUP Provinsi NTB selama beberapa hari akibat gangguan kesehatan. Namun, demi mendapatkan penanganan yang lebih intensif dan komprehensif, Iqbal menginstruksikan agar sang ulama dirujuk ke Jakarta.
Tuan Guru Bagu kemudian diterbangkan dari NTB menuju RSPPN Soedirman Jakarta menggunakan ambulans udara pada Kamis (18/6/2026).
Atas perhatian besar dari Menhan, Iqbal menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam.
Eks Dubes Indonesia untuk Turki itu menyebut kepedulian dari pemerintah pusat ini menjadi kabar yang sangat menenangkan bagi keluarga dan masyarakat NTB. Iqbal juga mengajak seluruh lapisan masyarakat NTB untuk tidak putus mengirimkan doa.
"Mari kita terus memanjatkan doa agar Tuan Guru Bagu segera diberikan kesembuhan dan pemulihan agar dapat kembali menjalankan aktivitas serta pengabdiannya di tengah masyarakat," ajak Iqbal.