detikBali

Kopi Sembalun, Minuman Khas dari Lereng Gunung Rinjani

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kopi Sembalun, Minuman Khas dari Lereng Gunung Rinjani


Mariana Yaroh - detikBali

Ilustrasi minum kopi sambil menikmati pemandangan Gunung Rinjani. (Ilustrasi AI by Gemini)
Foto: Ilustrasi minum kopi sambil menikmati pemandangan Gunung Rinjani. (Ilustrasi AI by Gemini)
Lombok Timur -

Sembalun merupakan sebuah kecamatan di lereng Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Daerah ini menghasilkan kopi khas Lombok yang cukup terkenal.

Kopi arabika menjadi salah satu jenis kopi yang dikenal dari Sembalun. Selain dinikmati sebagai kopi hitam, wisatawan juga dapat mencari sajian kopi dengan racikan khas lokal, termasuk kopi jahe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cita rasa kopi khas Sembalun sendiri dapat berbeda-beda, tergantung pada varietas, tingkat kematangan buah, metode pengolahan, proses pemanggangan hingga teknik penyeduhan. Karena itu, mencicipi kopi langsung di daerah asalnya dapat menjadi kesempatan untuk mengenal produk lokal dengan lebih dekat.

Karena berlokasi di dataran tinggi, suasana Sembalun sangat cocok untuk bersantai sambil menikmati pemandangan dan mengabadikan momen dengan latar perbukitan dan kawasan pertanian di sekitar Gunung Rinjani.

ADVERTISEMENT

Sejarah Kopi Sembalun

Kopi Sembalun memiliki kaitan dengan perjalanan panjang pertanian di kawasan Lombok Timur. Penelitian berjudul Strategy of Kopi Sembalun Agro-tourism mencatat Sembalun telah menjadi kawasan pertanian sejak masa kolonial.

Belanda menerapkan program penanaman kopi di wilayah ini sejak 1875. Kemudian, berbagai komoditas turut dibudidayakan di wilayah ini, termasuk tomat, wortel, kentang, dan bawang putih.

Kopi dan Agrowisata

Kunjungan wisatawan yang tinggi, termasuk para pendaki Gunung Rinjani, mendorong masyarakat Kecamatan Sembalun untuk mengembangkan komoditas kopi sebagai daya tarik agrowisata.

Pengembangan agrowisata di Sembalun diawali dengan wisata petik stroberi pada 2007, kemudian diikuti oleh pemilik perkebunan kopi yang mulai membuka lahannya untuk kegiatan wisata.

Kini, berkunjung ke Sembalun tidak hanya untuk menikmati secangkir kopi, tetapi juga bisa mengenal pertanian lokal dan menikmati suasana alam. Pengunjung juga dapat mencari tahu sistem budi daya tanaman kopi, mulai dari perawatan, pemanenan buah hingga tahapan pengelolaan dan penyajian dari biji kopi yang masih utuh sampai menjadi secangkir kopi hangat yang siap dinikmati.

Rute ke Agrowisata Kopi Sembalun

Terdapat dua destinasi wisata kopi Sembalun yang memiliki rating tertinggi, yakni Kopi Sembalun dan Kebun Kupi Sembalun. Bagi wisatawan yang tertarik pada pembibitan dan budi daya kopi, dapat mengunjungi destinasi Kopi Sembalun.

Sedangkan wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati sajian kopi dengan ketinggian 1277 mdpl dapat mengunjungi kafe Kebon Kupi Sembalun. Kafe ini menyediakan berbagai sajian kopi dan makanan ringan hingga berat.

Wisatawan yang berangkat dari pusat Kota Mataram dapat menuju kawasan agrowisata Kopi Sembalun dengan kendaraan pribadi atau sewaan melalui dua jalur, yakni melewati Lombok Timur atau Lombok Utara.

Jika memilih jalur Lombok Timur, perjalanan dapat dimulai dari Narmada menuju Mantang, Kopang, Masbagik, Aikmel, Suela, dan Lemor sebelum tiba di kawasan Sembalun.

Sementara itu, jalur Lombok Utara dapat ditempuh melalui Senggigi, Tanjung, Bayan, dan Sajang. Kedua jalur menawarkan pemandangan alam yang berbeda dengan waktu tempuh tergantung pada kondisi lalu lintas, cuaca, dan lokasi kebun kopi yang dituju.



(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads