Dervia Mulliggan (28) dan Darragh MC Kiernan (27), dua warga negara (WN) Irlandia yang hilang saat diving atau menyelam di perairan Pulau Panga Batang, Sikka, NTT, ditemukan selamat, Senin (5/10/2026). Mereka dalam kondisi kelelahan setelah terombang-ambing di laut sehari semalam sejak Minggu (4/10/2026).
Kepala Basarnas Maumere, Fathur Rahman, mengungkapkan tim SAR gabungan berhasil menemukan dua penyelam laki-laki dan perempuan itu pada koordinat pada titik 08°32'23.83' S.122°26'04.114' E, atau sekitar 3,17 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua orang korban diketemukan mengapung. Korban kondisi sehat cuma kelelahan. Mereka terapung menggunakan peralatan selam mereka," ujar Fathur dihubungi detikBali, Senin.
Kemudian, pada pukul 09.05 Wita, speedboat Polair KP Sukur berhasil menemukan satu orang WNI yang merupakan tour guide dalam kondisi selamat pada koordinat 08°33'37.61" S - 122°26'10.13" E, atau sekitar 4,21 NM dari lokasi kejadian. Dia bernama Frederik Horimpun (39), warga Maumere.
"Satu korban diketemukan dalam kapal milik Pol Air Nusa Tenggara Timur," terang Fathur.
Dengan ditemukannya seluruh penyelam yang sebelumnya dilaporkan belum kembali ke permukaan, Fathur melanjutkan, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Empat orang itu terdiri dari satu orang WN Astria, dua WN Irlandia, dan satu WNI.
Sebelumnya, empat penyelam dilaporkan hilang setelah melakukan diving di perairan Pulau Panga Batang. Tiga di antaranya merupakan WNA sementara satu lainnya merupakan tour guide WNI. Beberapa jam kemudian, Patricia Retter (42), perempuan asal Austria, ditemukan selamat.
Kronologi Penyelaman
Kejadian bermula sekitar pukul 10.00 Wita, Minggu. Enam orang yang terdiri dari dua guide WNI dan empat WNA melakukan penyelaman di sekitar Pulau Panga Batang.
Para penyelam dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim didampingi seorang guide. Saat penyelaman berlangsung, kondisi arus di lokasi dilaporkan cukup kencang.
Tim pertama yang terdiri dari seorang guide WNI dan seorang WNA asal Belanda berhasil kembali ke permukaan. Sementara tim kedua yang terdiri dari seorang guide WNI, dua WNA asal Irlandia, dan seorang WNA Austria belum kembali ke permukaan.
Salah seorang guide kemudian meminta bantuan SAR. Kantor SAR Maumere menerima laporan pada pukul 14.10 Wita.