detikBali

Heboh Pegawai Sekolah di Bima Diduga Kampanyekan LGBT Berujung Minta Maaf

Terpopuler Koleksi Pilihan

Heboh Pegawai Sekolah di Bima Diduga Kampanyekan LGBT Berujung Minta Maaf


Rafiin - detikBali

Tangkapan layar unggahanpegawai sekolah di Kabupaten Bima, NTB, yang diduga mengampanyekan LBGT melaluiakunThreads. (Foto: Dok. Istimewa)
Tangkapan layar unggahan pegawai sekolah di Kabupaten Bima, NTB, yang diduga mengampanyekan LBGT melalui akun Threads. (Foto: Dok. Istimewa)
Bima -

Unggahan pria berinisial Y pada akun Threads menghebohkan publik di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya, pria yang bekerja sebagai pegawai tata usaha (TU) di SMAN 1 Sanggar, Bima, itu diduga mengampanyekan penyimpangan seksual LBGT melalui akun media sosialnya.

Y melalui akun Threads @igon_yussanggar sempat mengunggah foto dirinya bersama seorang siswa. Unggahan tersebut dilengkapi narasi dan tagar #pelangi yang mengarah pada dukungan terhadap hubungan sesama jenis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan tangkapan layar unggahan di akun Threads tersebut, Y terlihat memakai seragam khaki. Ia tampak berpose dengan seorang pria berseragam putih abu.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Sanggar, Syafrudin, membenarkan bahwa Y merupakan pegawai TU di sekolah itu. Syafrudin mengatakan Y adalah seorang difabel yang bekerja sebagai tenaga administrasi di SMAN 1 Sanggar.

ADVERTISEMENT

"Dia di sini pegawai TU dengan kondisi disabilitas (bisu)," kata Syafrudin kepada detikBali, Rabu (23/9/2026).

Syafrudin menegaskan pihak sekolah sudah melakukan pembinanaan terhadap Y. Diketahui, Y sendiri berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Menurut Syafrudin, Y juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui medsos atas unggahan tersebut. "Sudah dipanggil pembinaan tadi pagi. Dan menyampaikan permintaan maaf," pungkasnya.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads