Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berjanji akan memperjuangkan hak-hak anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 asal Kota Mataram, I Putu Angga Santyana, yang ditemukan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Pemkot Mataram juga akan memberikan santunan kepada ahli waris korban.
"Itu s udah diurus Pak Wali Kota melalui Kadisnaker dan semuanya diselesaikan. Termasuk semua-semuanya akan diurus," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Alwan menuturkan Pemkot Mataram menaruh perhatian khusus terkait tragedi tenggelamnya KM Virgo di perairan Laut Jawa beberapa waktu lalu. Terlebih, salah satu korban yang ditemukan meninggal dunia merupakan warga Kota Mataram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepedulian dan belasungkawa kami kepada korban. Apalagi ini orang yang mencari kehidupan di luar dan menjadi tenaga kerja di situ. Tentu ini menjadi perhatian Pemkot Mataram," tuturnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram, Putra Ekantara, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPJS untuk proses santunan hingga klaim asuransi korban. "Kalau dia terdaftar di BPJS asuransi kematian, pasti dibayarkan," kata Putra.
Sementara itu, Lurah Cakranegara Utara, I Dewa Made Dwiyadnya, menuturkan ahli waris korban ABK KM Virgo telah menerima santunan sebesar Rp 70 juta, pada hari ini. Santunan tersebut berasal dari PT Jasa Raharja sebesar Rp 50 juta dan Rp 20 juta dari perusahaan.
"Tadi Jasa Raharja sudah memberikan santunan ke rumah duka. Nilainya Rp 50 juta dari Jasa Raharja dan Rp 20 juta dari perusahaan," kata Dwiyadnya.
"Pemkot Mataram juga akan memberikan santunan. Tapi kami belum tahu nilainya. Informasi yang kami dapatkan dari pihak keluarga, korban akan dimakamkan pada 28 September besok di Karang Taliwang," imuhnya.
Diketahui, jenazah I Putu Angga Santyana dijadwalan tiba di rumah duka pada sore hari ini. Angga Santyana merupakan ABK KM Virgo yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9). Angga merupakan warga Kota Mataram, yang tinggal di Lingkungan Seksari, Sindu, Cakranegara Utara, Kota Mataram.
Dilansir detikNews, KM Virgo Transport 8 yang mengangkat 243 orang terbalik dan tenggelam usai menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan dari Surabaya ke Banjarmasin. Berdasarkan data dari Basarnas dan Kemenhub, ada 114 korban yang telah dievakuasi.