Iqbal dan Mori Gugur, Tak Ada Calon Ketua KONI NTB

Ahmad Viqi - detikBali
Rabu, 19 Agu 2026 09:31 WIB
Wakil Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Andik Budi Hariono bersama Anggota TPP Asnirawati saat konferensi pers di KONI NTB, Selasa (18/8/2026). (Foto: Dok. KONI NTB)
Mataram -

Dua calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTB periode 2026-2030, yakni Lalu Muhamad Iqbal dan Mori Hanafi, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Wakil Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Andik Budi Hariono secara resmi mengumumkan dua bakal calon (balon) yang mengembalikan berkas pendaftaran dinyatakan TMS alias gugur.

Menurut Andik, kedua figur tersebut terganjal aturan teknis panitia dan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

"Dari dua bakal calon ini, kami nyatakan dari TPP adalah tidak memenuhi syarat," tegas Andik dalam keterangan persnya, Selasa (18/8/2026).

Andik mengatakan calon pertama, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dinyatakan gugur lantaran terganjal syarat administratif yang ditetapkan panitia. Iqbal dinilai tak memenuhi kriteria pengalaman kepemimpinan dalam organisasi olahraga.

"Pak Iqbal dinyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak memiliki pengalaman memimpin atau menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov cabang olahraga (cabor) maupun KONI kabupaten/kota," terang Andik.

Sementara itu, Anggota DPR RI Mori Hanafi kandas karena terbentur aturan tegas dalam AD/ART organisasi. Mori gagal mengamankan batas minimal dukungan dari KONI kabupaten/kota sebesar 30 persen akibat adanya dukungan ganda dari sejumlah daerah, seperti Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Dompu.

Setelah dukungan ganda tersebut dianulir, Andik berujar porsi dukungan sah untuk Mori tergerus hingga hanya menyisakan dua KONI daerah.

"Mori Hanafi terganjal AD ART karena pada akhirnya hanya mengantongi 2 dukungan KONI daerah, yakni dari Kabupaten Sumbawa dan Lombok Barat," ungkapnya.

Anggota TPP Asnirawati menambahkan, verifikasi mendalam menemukan sederet dukungan ganda dari pengprov cabor untuk kedua kandidat. Beberapa cabor yang memberikan dukungan ganda meliputi IBCA MMA, Aerosport (FASI), Anggar (IKASI), Voli (PBVSI), Tenis Lapangan (Pelti), hingga Panjat Tebing (FPTI).

Sebelumnya, Mori Hanafi mendaftar dengan mengklaim dukungan dari 33 pengprov cabor dan 4 KONI kabupaten/kota. Sedangkan Lalu Muhamad Iqbal menyertakan berkas berisi dukungan 28 Pengprov cabor dan 8 KONI kabupaten/kota. Namun, setelah proses validasi ketat, seluruh berkas tersebut gugur.

Dengan keputusan ini, TPP memastikan tak ada satu pun figur yang berhasil naik status menjadi calon resmi. Mekanisme selanjutnya terkait bursa ketua diserahkan penuh kepada KONI NTB untuk berkoordinasi dengan KONI Pusat.

"Tugas kami selesai sampai di sini. Seluruh laporan hasil kinerja TPP telah kami serahkan kepada Ketua KONI NTB," pungkas Andik.



Simak Video "Video Iqbal Seusai Resmi Jadi Gubernur NTB: Saatnya untuk Kerja!"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork