Korban tewas akibat gempa bumi 7,7 magnitudo yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertambah menjadi 55 orang. Jumah ini sesuai pendataan yang rampung pada Sabtu (16/8/2026) pukul 18.00 Wita.
"Jadi berdasarkan data yang masuk ke posko Mapolda NTT sampai dengan pukul 18.00 Wita tadi, yang meninggal dunia berjumlah 55 orang, luka berat 67 orang, dan luka ringan 127 orang," ujar Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko, saat konferensi pers di kantornya, Minggu (16/8/2026) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi menegaskan data tersebut bersifat dinamis dan akan berubah seiring perkembangan pencarian dan evakuasi di lokasi. Menurutnya, jumlah pengungsi mencapai 7.870 orang lebih yang tersebar di 38 titik posko pengungsian. "Ini tersebar di tujuh kabupaten yang terdampak," jelas Rudi.
Daerah yang terdampak parah, Rudi berujar, itu di Manggarai dan Manggarai Timur. Sementara jumlah pengungsi terbanyak itu ada di Manggarai Timur yang mencapai 7.300 orang, sedangkan Manggarai 2.900 orang. "Ini masih bersifat dinamis ya, akan berkembang nanti," jelas Rudi.